AMM Jateng Deklarasikan RIB Dukung Jokowi-Amin

AMM Jateng Deklarasikan RIB Dukung Jokowi-Amin

Maret 17, 2019 Off By Redaksi Mentari News

Mentari News – Semarang (17/03), Seribu anak muda yang mengatasnamakan diri relawan Rumah Indonesia Berkemajuan Jawa Tengah memberikan dukungan mereka kepada pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Joko Widodo-Kiai Haji Ma’ruf Amin.

“Deklarasi Rumah Indonesia Berkemajuan (RIB) adalah upaya kalangan anak muda muhammadiyah untuk pemenangan Jokowi-Amin,” ujar Koordinator Nasional (Kornas) RIB Khoirul Muttaqin dalam sambutannya.

Menurutnya, dukungan Ini merupakan bentuk partisipasi politik anak-anak muda Muhammadiyah dalam mensukseskan Pemilu sekaligus upaya memenangkan Paslon Jokowi-Amin. “Kami optimis relawan-relawan anak Muda Muhammadiyah akan menggandakan kemenangan hingga 80 persen di Jawa Tengah,”
tuturnya.


Dikatakan Khoirul, Anak-anak muda dari eksponen Muhammadiyah itu melabuhkan pilihan kepada Pasangan 01 setelah melakukan kajian atas periode pertama kinerja Pemerintahan Presiden Jokowi memimpin Indonesia.

Sementara itu, dalam acara deklarasi tersebut Dian Iswanto,Koordinator Wilayah Jawa Tengah mengatakan RIB merupakan wadah generasi milenial Muhammadiyah yang mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. Di dalamnya, kata Dian, berkumpul anak muda yang dulu pernah aktif di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah. “Sudah jelas terbukti kepemimpinan Jokowi bagus, tidak banyak carut marut yang dihadapi Bangsa Indonesia. Kita kuat sekali mendukung beliau bepasangan dengan Ma’ruf Amin. Progres pembangunan infrastruktur cepat sekali,” kata Koordinator Wilayah Rumah Indonesia Berkemajuan Jawa Tengah, Dian Iswanto, Semarang, Jateng, Sabtu malam, 16 Maret 2019.

“Rumah ini menjadi wadah relawan milenial untuk paslon 01 elemen-elemen Muhamadiyah seperti IMM dan IPM. Ada seribu anggota yang ikut deklarasi dari 35 Kabupaten atau Kota se-Jateng,” ujar Dian menegaskan.

Dalam upaya memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin, Rumah Indonesia Berkemajuan Jateng akan bergerak menangkal hoax atau berita bohong di tengah-tengah masyarakat. “Kita membuat narasi untuk meng-counter isu-isu negatif, kita buat pengkaderan dan memberikan pendidikan kampanye yang baik. Kalau di lapangan ada isu-isu negatif, kami yang akan meng-counter,” jelas Dian.

Dian menyatakan selama 4,5 tahun Indonesia dipimpin Jokowi, pembangunan infrastruktur berjalan merata. Di Jawa Tengah, tol Trans-Jawa sudah menjadi kebanggaan masyarakat Jateng. “Tol trans-Jawa, masyatakat Jateng sudah menikmati. Jarak tempuh Solo-Semarang tidak sampai dua jam. Dari alasan itu, kita tidak bisa mengelak untuk tidak memilih Jokowi,” ujar alumnus Universitas Muhammadiyah Surakarta tersebut.

Deklarasi dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf Amin diwarnai dengan bagi-bagi buku Jokowi Apa Adanya karangan Hery Sucipto. Sebanyak 600 eksemplar buku itu dibagikan kepada peserta deklarasi sebagai bekal kampanye mereka di tengah-tengah masyarakat.

Si pengarang buku, Hery Sucipto, menyatakan Jokowi Apa Adanya ini membahas keseharian mantan Wali Kota Surakarta itu menjadi Presiden. “Pak Jokowi itu seorang sabahat bagi istri, anak dan cucunya. Jokowi sejak jadi Wali Kota Surakarta sudah apa adanya. Sulit kita cari sosok seperti Jokowi dari kepemimpinan yang ada sekarang ini,” ungkap alumni Al-Azhar, Mesir tersebut.

Buku Jokowi Apa Adanya memiliki 130 halaman. Buku ini berisi, antara lain, penilaian Jokowi dari Menteri Sekretaris Negara Pratikno, mantan Ketua Umum Muhammadiyah, Syafi’i Ma’arif, dan Menteri Pendididikan dan Kebudayaan Muhajir Effendi. “Saya melakukan observasi dua sampai tuga bulan. Saya terbitkan tiga minvggu lalu. Kita korek dari orang-orang paling dekat beliau seperti Pratikno, Muhajir effendi, dan Buya Ma’arif,” jelas Hery. (Khoirul)