Bunuh Diri di Gunungkidul Berawal dari Dua Penyebab Ini

Bunuh Diri di Gunungkidul Berawal dari Dua Penyebab Ini

Maret 23, 2019 Off By Redaksi Mentari News

Mentari News – Peristiwa bunuh diri di awal tahun 2019 Di Kabupaten Gunungkidul cenderung meningkat sebanyak 15 peristiea. Sebut saja, yang paling terakhir adalah perantauan di Cibitung dikarenakan putus cinta, selain itu yang terjadi seorang pemuda asli Kecamatan Playen diduga dikarenakan terjebak oleh rentenir.

Komunitas Info Cegatan Gunungkidul bekerjasama dengan Yayasan Imaji adakan Diskusi tentang mengurai persolan diri dan penanggulangannya. Bertempat di Watoe Abang Siyono Playen.

Menurut Sudodo salah satu narasumber dari perwakilan Pemerintah Daerah Gunungkidul, mengurai peristiwa gantung diri ini berawal dari keputusasaan dan kesendirian. Ini dilihat dari peristiwa gantung diri yang sudah terjadi di Kabupaten Gunungkidul, hampir keseluruhan dikarenakan 2 alasan utama. Baik itu yang melakukan gantung diri yang sudah tua ataupun muda. Kedua alasan dasar itu adalah keputusasaan dan kesendirian.

Berikut penjelasan kedua alasan dasar yang disampaikan oleh Sudodo.

Penyebab pertama: Kesendirian

Hampir peristiwa gantung diri jika kita cermati berawal dari kesendirian. Ini disebabkan karena Masyarakat Gunungkidul di dalam aspek sosial mulai berubah. Dulu Masyarakat Gunungkidul sangat dikenal dengan sosialnya, ini dapat dilihat dari kebiasaan-kebiasaan yang ada di Gunungkidul. Misalkan, adanya Budaya gugur gunung (kerjabakti), Bersih Desa/Dusun (rasulan), dan lain sebagainya. Selain itu dulu kita Masyarakat Gunungkidul jika setiap sore suka bersosialisasi baik itu konkow-konkow di depan rumah Dan tempat lain, ini khususnya di kalangan ibu-ibu.

Sekarang, seiring perkembangan teknologi membuat kita Masyarakat Gunungkidul menjadi sendiri walaupun di sekitarnya banyak orang. Selain itu, kita cenderung meningkat sikap gengsi dan individualisme. Jika ada diantara kita menyapa duluan dan tanya kabar dikira kepo dan crigis.

Penyebab Kedua: Keputusasaan

Alasan kedua ini bisa dikatakan efek dari penyebab pertama di atas. Dikarenakan saat kita terjebak dengan kesendirian dan tidak memiliki kawan curhat, apalagi disaat kita mempunyai permasalahan. Baik masalah itu perekonomian, sosial budaya, percintaan Dan lain sebagainya.

Maka dari itu, Sudodo mengajak untuk mari menjadi orang dewasa yang sensitif dengan peristiwa ini. Dan mengajak follow up dari kegiatan ini membuat project pilot untuk meminimalisir dari gantung diri. (imuhar)