Cara Polisi Amankan Mahasiswa Demo Kasar, Apakah Karena Alasan Ini?

Cara Polisi Amankan Mahasiswa Demo Kasar, Apakah Karena Alasan Ini?

September 29, 2019 Off By Redaksi Mentari News

MENTARI NEWS – Yogyakarta (29/09), Masih ingatkah gerakan mahasiswa dari berbagai daerah turun di jalan. Dari #GejayanMemanggil di Jalan Colombo Yogyakarta yang dekat kampus-kampus raksasa di Jogja, kemudian dari daerah seputar Jakarta, Makassar, Kendari, dan berbagi daerah lainnya di Indonesia.

Dari berbagai daerah di Indonesia beberapa diantara berujung rusuh, bahkan beberapa diantaranya memakan korban nyawa khususnya dari kalangan Mahasiswa. Sebut saja yang masih baru yakni dua mahasiswa anggota IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Kendari Sultra.

Mengapa bisa sampai ada korban meninggal dari Mahasiswa aja demonstrasi, katanya dari pihak kepolisian memodalkan anggotanya dengan pelit karet. Akan tetapi mengapa efeknya sampai ada yang meninggal. Kemudian Rdaksi Website Mentari News menelusur alasan itu, di berbagai portal website berskala Nasional dan beberapa postingan di grup media sosial.

Hasilnya ada beberapa postingan berita dari berbagai portal berita skala nasional yang menyatakan bahwa, kapolri saat ini Tito Karnavian pernah mengatakan “Polisi melanggar HAM itu boleh” saat menjadi Kapolda Metro Jaya.

Foto: screenshot pernyataan Tito Karnavian saat menjabat Kapolda Metro Jaya

Foto: screenshot pernyataan Tito Karnavian saat menjabat Kapolda Metro Jaya

Redaksi kutip di portal website tempodotco postingan tanggal 2 November 2015 di paragraf kedua yang bunyinya: Tito menjelaskan, ada garis tipis antara melanggar HAM dan tidak ketika polisi menjalankan tugas-tugasnya. Bagi dia, upaya paksa harus dilakukan kepolisian untuk kepentingan publik yang lebih besar. “Kalau tidak diberikan hak melakukan upaya paksa, kerja polisi tidak jalan,” ujarnya.

Foto: screenshot kritikan dari LBH Jakarta atas pernyataan Tito Karnavian saat menjabat Kapolda Metro Jaya

Foto: screenshot kritikan dari LBH Jakarta 

Walaupun saat itu dari LBH Jakarta sempat mengkritik pernyataan Tito saat menjadi Kapolda Mereka Jaya, bisa disimak di portal web kompasdotcom pada postingan di Hari Ahad, 19 Juni 2016.

Bagaimana menurut sobat?