Bakar sampah tak diawasi, api merembet hingga melalap rumah warga Pringsewu

MENTARI NEWS- Niat membakar sampah berujung petaka. Api yang diduga berasal dari pembakaran sampah merembet ke kandang ayam hingga membakar rumah warga di Pekon Margodadi, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu.

Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 09.45 WIB. Rumah milik Endar Pujiono (64) saat kejadian dalam kondisi kosong.

Kasi Humas Polres Pringsewu Ipda Rahmat Basuki mengatakan, kebakaran bermula saat korban membakar sampah di bagian belakang rumah. Setelah itu, korban meninggalkan lokasi tanpa memastikan api benar-benar padam.

“Diduga kebakaran terjadi akibat kelalaian pemilik rumah yang membakar sampah kemudian meninggalkan lokasi,” kata Ipda Rahmat dalam keteranganya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra, Kamis (27/8/2026).

Api kemudian merembet ke kandang ayam yang berada di sekitar lokasi hingga akhirnya membakar bagian rumah. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan air dari kolam yang berada tak jauh dari lokasi.

Laporan kebakaran juga diterima melalui Call Center 110. Pamapta Polres Pringsewu berkoordinasi dengan personel Polsubsektor Ambarawa dan bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas bersama warga dan pemadam kebakaran kemudian berjibaku memadamkan api. Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian setelah dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Sejumlah barang berharga milik korban juga berhasil diselamatkan oleh warga saat proses pemadaman.

Akibat kebakaran tersebut, bangunan rumah permanen berukuran sekitar 6 x 10 meter mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap yang habis terbakar. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp35 juta.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Rahmat mengungkapkan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui mengalami gangguan jiwa dan merupakan penyandang disabilitas. Korban juga diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas pembakaran, dan jangan meninggalkan api sebelum benar-benar dipastikan padam,” ujar Rahmat.

Dari hasil pemeriksaan dan keterangan sejumlah saksi di TKP, polisi menduga kuat kebakaran dipicu kelalaian saat korban melakukan pembakaran sampah kemudian meninggalkan lokasi.

Polres Pringsewu mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama di sekitar rumah, kandang, atau material yang mudah terbakar. Pengawasan terhadap api perlu dilakukan hingga benar-benar padam untuk mencegah kebakaran meluas.*** (Wid)