MENTARI NEWS– Suasana haru menyelimuti kediaman keluarga almarhum Kasbani (58), seorang Anak Buah Kapal (ABK) asal Pekon Sukoharum, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, ketika Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas hadir secara langsung untuk menyerahkan bantuan pada Rabu (3/9/2025). Kasbani meninggal dunia setelah kapal tempatnya bekerja mengalami kecelakaan tragis, terbalik dan tenggelam di perairan Pulau Tegal Mas, Pesawaran, beberapa waktu lalu.
Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai senilai Rp1,5 juta, paket sembako, serta family kit, diterima langsung oleh Adit Satria (19), anak dari almarhum Kasbani. Kehadiran Bupati bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang tengah dirundung duka.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Riyanto Pamungkas menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah yang terjadi. “Semoga bantuan ini menjadi wujud perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang mengalami musibah. Kami berharap ini sedikit meringankan beban keluarga dan memberi manfaat bagi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Tidak hanya kepada keluarga Kasbani, Pemkab Pringsewu juga menyalurkan bantuan kepada Radiman (51), rekan kerja Kasbani yang berada di kapal yang sama dan berhasil selamat dari peristiwa nahas tersebut. Radiman, yang merupakan warga Bangunsari, Negerikaton, Pesawaran, turut menerima perhatian meskipun bukan warga Kabupaten Pringsewu. Hal ini menegaskan bahwa Pemkab Pringsewu menempatkan nilai kemanusiaan di atas batas wilayah administratif.
Adit Satria, anak almarhum, menyampaikan terima kasih mendalam atas perhatian yang diberikan oleh Bupati Pringsewu beserta jajarannya. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Bupati yang telah hadir langsung dan memberikan bantuan. Ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ucap Adit dengan suara bergetar.
Hal senada juga disampaikan Radiman yang selamat dari tragedi tersebut. Ia merasa tersentuh karena tetap mendapatkan perhatian meskipun dirinya bukan warga Pringsewu. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pringsewu dan seluruh pihak yang telah peduli kepada kami. Semoga kepedulian ini menjadi amal kebaikan,” katanya.
Penyerahan bantuan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Pringsewu Ihsan Hendrawan, S.H., M.H., Kadis Sosial Debi Hardian, S.Pi., M.Si., Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pringsewu Drs. Nang Abidin Hasan, Camat Adiluwih Yuli Saptikawati, S.Pd., M.M., serta Pj Kapekon Sukoharum Sadipo. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan dukungan moril maupun materiil kepada warganya.
Selain pejabat, sejumlah tokoh masyarakat, pilar sosial, dan warga sekitar juga hadir memberikan doa dan dukungan kepada keluarga almarhum. Kehadiran banyak pihak dalam kesempatan itu menandakan adanya solidaritas sosial yang kuat, serta menjadi pengingat akan pentingnya saling peduli di tengah musibah.
Bupati Riyanto Pamungkas menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir dalam setiap peristiwa yang menimpa warganya. Ia menekankan pentingnya membangun rasa kebersamaan, baik dalam keadaan suka maupun duka. “Kehadiran kami di sini adalah bentuk tanggung jawab moral dan sosial. Pemerintah akan selalu berusaha hadir bersama masyarakat, terutama ketika mereka menghadapi kesulitan,” tegasnya.
Tragedi tenggelamnya kapal yang menewaskan Kasbani tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga menjadi pelajaran penting mengenai keselamatan kerja di laut. Pemerintah daerah bersama pihak terkait diharapkan dapat meningkatkan perhatian terhadap perlindungan para pekerja, khususnya mereka yang berprofesi sebagai nelayan dan ABK, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.***
