HIMATRA Lampung Temui ITERA, Dorong Klarifikasi Terbuka Soal Penggunaan Anggaran Publik

MENTARI NEWS- Ketua Umum HIMATRA Lampung bersama Pembina Forum Lintas Lembaga Peduli Pembangunan Lampung melakukan silaturahmi ke Institut Teknologi Sumatera (ITERA) untuk mengonfirmasi surat resmi yang sebelumnya telah dilayangkan kepada pihak kampus. Dalam pertemuan tersebut, keduanya diterima oleh perwakilan ITERA, Bayu, yang akrab disapa Mas Bayu.

Ketua Umum HIMATRA Lampung, Taufik Hidayatullah, S.Pd., menyambut baik pertemuan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang konstruktif antara lembaga masyarakat dengan institusi pendidikan tinggi.

Menurutnya, sebagai lembaga pendidikan tinggi yang mengelola anggaran publik, ITERA semestinya membuka ruang komunikasi yang efektif kepada berbagai pihak, termasuk media dan lembaga masyarakat.

“Kami menyambut baik adanya ruang komunikasi ini. Sudah semestinya institusi pendidikan tinggi seperti ITERA membuka ruang dialog yang konstruktif kepada media maupun lembaga masyarakat, terlebih jika berkaitan dengan persoalan penggunaan anggaran publik,” ujar Taufik.

Dalam kesempatan tersebut, HIMATRA Lampung bersama Forum Lintas Lembaga Peduli Pembangunan Lampung juga meminta pihak ITERA untuk memberikan tanggapan serta klarifikasi secara terbuka guna menindaklanjuti sejumlah persoalan yang sebelumnya telah dilayangkan melalui surat resmi oleh kedua lembaga tersebut.

Senada dengan hal tersebut, Noperwan, selaku Pembina Forum Lintas Lembaga Peduli Pembangunan Lampung, menegaskan bahwa lembaga masyarakat, organisasi kemasyarakatan, maupun media memiliki hak dan peran dalam melakukan monitoring terhadap kegiatan dan kebijakan yang menggunakan anggaran publik.

Menurutnya, keterbukaan terhadap saran, kritik, maupun laporan dari masyarakat merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel.

“Lembaga masyarakat, ormas, dan media memiliki hak untuk melakukan monitoring terhadap kegiatan yang menggunakan anggaran publik. Karena itu, institusi pendidikan seperti ITERA perlu terbuka terhadap saran, kritik, serta laporan dari masyarakat agar pengelolaan anggaran publik dapat berjalan secara transparan, terpercaya, dan akuntabel,” tegas Noperwan.

Melalui pertemuan tersebut, HIMATRA Lampung dan Forum Lintas Lembaga Peduli Pembangunan Lampung berharap adanya tindak lanjut yang jelas dari pihak ITERA, sehingga komunikasi antara lembaga publik, masyarakat, dan media dapat berjalan secara sehat serta mendorong tata kelola institusi yang lebih transparan dan bertanggung jawab.***