MENTARI NEWS- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda terus memperkuat kesiapan dalam menghadapi berbagai potensi bencana dan kondisi darurat.
Sebagai tindak lanjut atas petunjuk dan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Lapas Kalianda melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (11/9/2026).
Koordinasi yang berlangsung di Kantor BPBD Kabupaten Lampung Selatan tersebut membahas sejumlah langkah strategis terkait mitigasi risiko bencana, kesiapsiagaan kondisi darurat, serta penguatan sinergi lintas instansi.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Lapas Kalianda untuk memastikan kesiapan penanganan apabila sewaktu-waktu terjadi bencana maupun kondisi darurat di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam pertemuan tersebut, Lapas Kalianda dan BPBD Lampung Selatan membahas pentingnya pemetaan potensi risiko, kesiapan sumber daya, hingga koordinasi cepat dalam menghadapi kondisi darurat.
Sinergi antarinstansi dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan langkah penanganan dapat dilakukan secara terarah dan tepat.
Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda, Badarudin, mengatakan koordinasi dengan BPBD merupakan langkah penting dalam memperkuat kesiapsiagaan di lingkungan Lapas.
Menurutnya, kesiapan harus dibangun sebelum kondisi darurat terjadi agar seluruh unsur yang terlibat memahami langkah dan mekanisme penanganan yang perlu dilakukan.
“Koordinasi ini merupakan langkah awal untuk memperkuat kesiapsiagaan Lapas Kalianda. Kami ingin memastikan bahwa apabila terjadi kondisi darurat, langkah penanganannya sudah dipersiapkan dan koordinasi dengan pihak terkait dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Badarudin.
Ia menegaskan, keselamatan petugas maupun Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menjadi salah satu perhatian utama dalam penguatan mitigasi risiko dan kesiapsiagaan bencana.
Melalui koordinasi bersama BPBD Lampung Selatan, Lapas Kalianda berharap dapat membangun sistem kesiapsiagaan yang semakin baik melalui kerja sama dengan instansi terkait.
Penguatan mitigasi risiko juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan seluruh pihak dalam merespons berbagai potensi kondisi darurat.
Lapas Kalianda berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi lintas sektor sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tanggap terhadap berbagai situasi.
Dengan semangat siap sebelum bencana datang dan sigap saat kondisi darurat terjadi, Lapas Kalianda terus membangun kesiapan bersama BPBD Kabupaten Lampung Selatan serta instansi terkait lainnya.***
