Pekan Olahraga Kalapas Cup Ditutup, WBP Lapas Kalianda Tingkatkan Sportivitas

MENTARI NEWS – Lapas Kelas IIA Kalianda resmi menutup Pekan Olahraga Kalapas Cup 2025, kegiatan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berlangsung sejak awal Desember. Kegiatan ini menjadi wadah positif bagi WBP untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga, sekaligus memperkuat nilai sportivitas, kedisiplinan, dan kebersamaan, Sabtu (20/12/2025).

Selama pelaksanaan, para WBP mengikuti berbagai cabang olahraga, mulai dari sepak bola, voli, bulu tangkis, hingga catur. Setiap perlombaan menekankan kerja sama tim, fair play, dan disiplin. Selain menyehatkan fisik, kegiatan ini juga menanamkan pembinaan mental, kesabaran, serta kemampuan mengelola emosi, yang menjadi bagian penting dari rehabilitasi sosial WBP.

Kalapas Kalianda, Beni Nurrahman, menekankan bahwa Pekan Olahraga bukan sekadar kompetisi, tetapi sarana pembinaan yang integral. “Pekan Olahraga Kalapas Cup ini bukan semata-mata tentang kompetisi, tetapi sarana pembinaan untuk menumbuhkan sportivitas, kedisiplinan, dan kebersamaan. Nilai-nilai inilah yang diharapkan dapat membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih sehat, positif, dan siap kembali berperan di tengah masyarakat,” ujar Beni.

Selain membangun fisik dan mental, kegiatan ini juga mendorong interaksi sosial antar-WBP. Dengan suasana kompetitif yang tetap aman dan tertib, WBP belajar menghargai perbedaan, berempati, dan membangun komunikasi efektif. Banyak peserta menyebut kegiatan ini membuat mereka merasa lebih termotivasi untuk menjalani proses pembinaan dengan sikap positif.

Pekan Olahraga Kalapas Cup ditutup dengan penyerahan piala dan medali kepada para juara dari masing-masing cabang olahraga. Penutupan ini sekaligus menjadi momentum refleksi bagi seluruh WBP atas pentingnya menerapkan nilai-nilai yang diperoleh selama lomba, baik dalam kegiatan sehari-hari di dalam lapas maupun sebagai bekal persiapan kembali ke masyarakat.

Beni Nurrahman menambahkan, Lapas Kalianda berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang humanis dan berkelanjutan. “Kami ingin setiap kegiatan, termasuk olahraga, menjadi bagian dari proses rehabilitasi dan pembinaan yang membentuk karakter, mempersiapkan WBP untuk menjadi pribadi yang produktif, dan dapat memberikan kontribusi positif setelah kembali ke masyarakat,” tuturnya.

Dengan ditutupnya Pekan Olahraga Kalapas Cup 2025, Lapas Kalianda berharap semangat sportivitas, kedisiplinan, dan kebersamaan yang ditanamkan dapat terus berlanjut, mendukung transformasi WBP menjadi individu yang lebih matang, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan di luar lapas.***