MENTARI NEWS- Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan ketahanan pangan daerah dengan menghadirkan berbagai program inovatif di sektor pertanian. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui penyaluran bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dan peningkatan produksi pupuk organik cair kepada para petani di wilayah tersebut.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar program rutin, melainkan bagian dari strategi besar untuk mewujudkan pertanian modern yang efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Pemerintah daerah menyadari bahwa ketahanan pangan merupakan pondasi utama pembangunan ekonomi daerah, sehingga dukungan terhadap sektor pertanian menjadi prioritas utama dalam kebijakan pembangunan.
Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, dalam sambutannya menjelaskan bahwa bantuan alsintan ini diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan lahan, menekan biaya produksi, dan meningkatkan hasil panen petani. Selain itu, pemanfaatan pupuk organik cair menjadi langkah penting dalam menjaga kesuburan tanah serta mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.
“Dengan penggunaan alsintan dan pupuk organik, kami ingin menciptakan sistem pertanian yang lebih mandiri dan produktif. Petani harus mampu mengelola lahannya dengan teknologi yang efisien, namun tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” ujar Dendi.
Program ini juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari dinas pertanian, kelompok tani, hingga penyuluh lapangan yang bertugas memberikan pendampingan teknis kepada petani. Pemerintah berharap sinergi antara petani dan instansi terkait dapat menciptakan ekosistem pertanian yang lebih maju.
Tak hanya itu, Pemkab Pesawaran juga menyiapkan pelatihan khusus untuk para petani muda agar mereka memiliki kemampuan mengoperasikan alsintan secara optimal. Langkah ini diambil untuk mendorong regenerasi petani dan mengubah pandangan bahwa bertani adalah pekerjaan yang tertinggal. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan generasi muda tertarik kembali ke sektor pertanian dengan pendekatan teknologi modern.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para petani yang mengaku sangat terbantu. Dengan adanya bantuan ini, mereka bisa menghemat waktu, tenaga, dan biaya produksi secara signifikan. Selain itu, penggunaan pupuk organik cair terbukti membantu menjaga kualitas hasil panen agar tetap sehat dan bernilai jual tinggi.
Upaya Pemkab Pesawaran ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan daerah tak hanya berfokus pada sektor industri atau infrastruktur, tetapi juga pada pemberdayaan sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Dengan langkah-langkah konkret seperti ini, Pesawaran berpotensi menjadi salah satu daerah unggulan dalam pertanian modern di Provinsi Lampung.***
