MENTARI NEWS- Ribuan warga memadati Lapangan Bandar Sribhawono dalam pembukaan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Lampung Timur, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini menjadi awal dari rangkaian perayaan yang akan berlangsung selama sepuluh hari hingga 25 April 2026.
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memanfaatkan momentum hari jadi ini untuk mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui Festival UMKM. Sebanyak 1.001 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut ambil bagian dalam pameran yang digelar sepanjang perayaan.
Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor usaha lokal.
“Lampung Timur konsisten berpihak pada kegiatan masyarakat, terutama UMKM,” ujarnya.
Selain sektor ekonomi, pemerintah daerah juga terus melanjutkan pembangunan di bidang infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan guna menunjang kemajuan daerah secara menyeluruh.
Untuk menarik antusiasme masyarakat, berbagai hiburan turut disajikan dengan menghadirkan artis nasional. Penampilan Hijau Daun dan Zeevara Rock n Dut sukses membuka rangkaian acara dengan penuh semangat.
Selama perayaan berlangsung, masyarakat akan disuguhkan hiburan setiap malam. Sejumlah musisi dijadwalkan tampil, di antaranya Intan KDI pada 17 April, Kiki The Potters pada 19 April, hingga Denny Caknan yang akan menutup rangkaian acara pada 25 April 2026.
Di sela penampilan, vokalis Hijau Daun, Dide, juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga ketertiban selama acara berlangsung.
“Syaratnya satu, nggak boleh rusuh. Harus tertib, nggak boleh pakai narkoba,” pesannya.
Perayaan HUT ke-27 ini juga menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Timur untuk memperkenalkan wajah baru daerah melalui rencana peluncuran branding bersama Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi Lampung Timur dalam peta pembangunan daerah serta menarik minat investasi.
Melalui kolaborasi antara hiburan rakyat dan pemberdayaan ekonomi, perayaan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan mempererat kebersamaan masyarakat.***
