MENTARI NEWS- Budaya Saibatin dan Pepadun merupakan dua pilar utama yang membentuk identitas masyarakat Lampung. Meski berbeda dalam struktur adat, keduanya memiliki kekayaan nilai, filosofi hidup, serta seni budaya yang luar biasa.
Saibatin dikenal dengan sistem kepemimpinan aristokratis dan ketat dalam aturan adat. Budaya ini dominan di wilayah pesisir dan menjunjung tinggi garis keturunan bangsawan atau “saibatin” sebagai pemangku adat. Sementara Pepadun berkembang di daerah pedalaman dan lebih demokratis dalam memilih pemimpin adat melalui prosesi *naik pepadun.
Kedua budaya ini memiliki tradisi yang unik, seperti cangget, siger, tari sembah, serta prosesi adat pernikahan yang sarat makna simbolis. Warisan ini tak hanya memperkaya identitas Lampung, tapi juga menjadi magnet bagi wisata budaya nasional maupun internasional.
Pesona budaya Saibatin dan Pepadun bukan hanya soal masa lalu, tetapi juga bagaimana nilai-nilai luhur terus diwariskan dalam kehidupan masyarakat modern. Perbedaan keduanya justru menjadi kekuatan dalam keberagaman budaya Lampung yang harmonis.***
