MENTARI NEWS- Tanda tanya besar menggiring pembangunan pengganti GOR Saburai atas Masjid Raya Al Bakrie.
Tampak hanya menyisakan konstruksi yang jauh dari kata terealisasi meski proyek alih fungsi tersebut berlangsung pada 20 Februari 2023.
Pun kontruksinya diduga jauh dari setengah jadi karena hanya mempertontonkan tiang-tiang pada Senin, 10 Agustus 2026.
Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan mengatakan pada April 2026, melansir Lampung Geh.
Pemprov Lampung belum mampu mengebut pembangunan pengganti GOR Saburai meski Masjid Raya Al-Bakrie telah terpampang megah.
Dalihnya, kondisi fiskal yang kurang memadai sedangkan masyarakat selalu mengeluhkan jalan rusak.
“Infrastruktur yang saat ini yang paling dikeluhkan masyarakat adalah jalan maka pembangunan pengganti GOR Saburai itu tetap berjalan tapi sifatnya tidak cepat.”
“Kita sih ingin cepat selesai tapi dengan pembahasan-pembahasan yang ada dukungan finansial ini terbatas.”
“Ini semuanya kembali kepada keuangan daerah. Kalau uangnya ada kita pasti cepat selesainya tapi hari ini kan kita harus membagi,” katanya.
Keterangannya itu jelas memicu kontroversi, bukan saja karena pada November mendatang Kota Bandar Lampung akan menjadi tuan rumah event olahraga 4 tahunan yakni Porprov.
Kontroversinya mengacu pada klarifikasi Wakil Ketua II DPRD Provinsi Lampung Ririn Kuswantari Fraksi Golkar yang tayang di kiprah.co.id pada 30 Agustus 2023.
Menurutnya Yayasan Bakrie Amanah telah menyediakan anggaran penggantinya sebagaimana mandat peraturan perundang-undangan.
“Terpenting, lanjut Politisi Fraksi Golkar DPRD Provinsi Lampung itu, pembangunan masjid dan bangunan pengganti GOR Saburai tersebut sesuai Pasal 321 ayat 2 huruf b, yaitu sudah tersedia anggaran pengganti dari Yayasan Bakrie Amanah yang tertuang dalam MuU serta huruf d yaitu diperuntukan bagi kepentingan umum yaitu rumah ibadah dalam hal ini masjid,” https://kiprah.co.id/pembangunan-masjid-al-bakrie-dipastikan-telah-sesui-prosedur/
Simpelnya, ke mana dan berapa uang pengganti itu sehingga Marindo mengungkap Pemprov Lampung terkendala dana untuk segera menyelesaikannya?
Dalam obrolan dengan penunggu atau pengurus sarana olahraga di PKOR Way Halim, uang pengganti tersebut ada pada pemerintahan Arinal Djunaidi.
Redaksi masih berupaya membuka keran informasi dan terbuka bagi pihak yang hendak mengklarifikasi.***
