MENTARI NEWS- “Siapa bilang saya enggak pernah hadir di giat kebudayaan? Ini saya baru pulang dari festival Tari Melinting di Lampung Timur. Ada ribuan siswa yang ikut. Malahan saya ikut nari karena sangking serunya…
Itulah ungkapan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico pada Senin, 24 Agustus 2026 ketika ditanya terkait jarangnya tampil di giat kebudayaan.
Menurutnya festival Melinting Kabupaten Lampung Timur sudah berlangsung terus menerus melestarikan serta mengembangkan adat budaya asli suku budaya setempat.
“Festival ini sudah lama ada. Ini bagus dan selalu ramai juga masyarakatnya kompak. Bahkan sudah Go Internasional karena peneliti dari Jepang terus berdatangan, bukan hanya meneliti keseniannya tapi juga konstruksi bangunan adatnya,” ungkapnya.
Kebudayaan Melinting hanyalah salah satu upaya promosi cagar budaya Disdikbud Provinsi Lampung kepada generasi muda maupun masyarakat umum hingga ke mancanegara.
Tujuannya tentu tak hanya menghibur, tapi juga sebagai objek ilmu pengetahuan tentang bagaimana masyarakat adat Lampung mampu menghasilkan arsitekturnya.
“Yang jelas saat ini kita fokus mendorong cagar budaya tak benda agar segera terverifikasi kementerian,” tuturnya.
Eks Sekwan Kabupaten Lampung Selatan itu juga menerangkan Keputusan Gubernur Lampung Nomor: G/320/V.20/HK/2026 Tentang Penetapan Lokasi Sasaran Program Desa Wisata.
Selain Melinting, ada 15 desa atau kelurahan di kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Berikut ini daftarnya:
Desa-desa yang terdaftar itu, menurut Thomas Amirico benar-benar yang memiliki kearifan lokal budaya yang beraneka ragam sebagai sarana eksplorasi.
“Budaya kita sangat beragam kemudian juga sangat banyak yang perlu kita tunjukkan kepada dunia luar bahwa Lampung ini ternyata banyak warisan budaya yang sangat unik dan betul-betul bisa kita tonjolkan di tingkat nasional,” ujarnya. ***
