Fenomena Mbah Senen dan Rasa Sosial Masyarakat Kedungpoh Tengah Nglipar

Fenomena Mbah Senen dan Rasa Sosial Masyarakat Kedungpoh Tengah Nglipar

Maret 25, 2019 Off By Redaksi Mentari News

Mentari News – Nglipar (25/03), Viralnya pemberitaan di dunia maya, khususnya di aplikasi facebook yang kemudian menjadi dasar postingan berita di salah satu media Kabupaten Gunungkidul. Di situ disebutkan tentang salah satu warga di Dusun Kedungpoh Tengah yang tidur hanya beralaskan kayu dan piring ataupun gelas tak punya.

Maka redaksi Website Mentari News mencoba mendatangi berbagai pihak di lokasi untuk klarifikasi. Kami mengklarifikasi diantaranya ke Dukuh Kedungpoh Tengah dan aparatur Pemerintah Desa Kedungpoh Nglipar.

Hariyanto, Dukuh Kedungpoh Tengah Desa Kedungpoh Nglipar saat kami temui dan menanyakan keseharian Mbah Senen, mengatakan bahwa Mbah Senen memang hidup sehari-harinya sendiri. Mbah Senen tidak mempunyai istri dan anak, dia hanya mempunyai saudara kandung tetapi tinggal di Sumatera.

Di dalam kesehariannya, keperluan Mbah Senen dipikul bareng oleh tetangga sekitar. Tidak hanya keperluan makan dan minum, bahkan rumah yang dikatakan tidak layak huni itu dari hasil iuran warga sekitar dari Mbah Senen.

Ada kisah menarik tentang Mbah Senen menurut Priyanto, Kasi Pemerintah di Desa Kedungpoh juga tetangga mbah Senen mengatakan 3 tahun yang lalu rumah asli dari Mbah Senen lokasinya bukan di tempat sekarang yang jadi viral. Melainkan lokasi rumahnya masih masuk ke dalam yang tidak berada di tengah pemukiman.

Karena Masyarakat Kedungpoh Nglipar sosialnya masih kuat, atas inisiatif warga sekitar membangunkan rumah seadanya di lokasi tanah yang sekarang menjadi viral ini. Untuk tanah yang sekarang memang adalah tanah hak milik dari Mbah Senen. Biaya ditanggung bersama-sama warga sekitar.

Adapun di rumah Mbah Senen tidak dialiri oleh listrik, itu memang disengaja untuk meminimalisir yang tidak menjadi harapan semua. Karena memang Mbah Senen sudah lanjut usia.

Kemudian saat ditanyakan langkah yang akan dilakukan ke depannya seperti apa, Supardi Kasi Pelayanan di Pemerintah Desa Kedungpoh mengatakan Pemerintah Desa akan menjalin kerjasama dan komunikasi dengan Dukuh Kedungpoh Tengah untuk membuat tim kecil untuk membantu Masyarakat Gunungkidul yang mau membantu dan tindak lanjut daripada ini.

Pesan untuk Masyarakat Gunungkidul yang akan membantu, monggo dipersilakan akan tetapi lebih baiknya berupa material untuk membangun rumah Mbah Senen agar menjadi layak huni.

Adapun kendala dari Mbah Senen sendiri, belum mempunyai KTP dan KK. Saat itu Pemerintah Desa Kedungpoh bersama Dinas Dukcapil Gunungkidul pernah mendatangi ke rumah untuk pendataan jemput bola tetapi yang bersangkutan tidak ada dirumah, dicari tidak ketemu. Maka dari itu untuk masalah kependudukan Masyarakat Desa Kedungpoh akan secepat mungkin untuk mengurusnya (imuhar)