Hampir Lebaran, Warga Kedungkeris Ini Malah Milih Hidup Sendirian di Hutan

Hampir Lebaran, Warga Kedungkeris Ini Malah Milih Hidup Sendirian di Hutan

Mei 30, 2019 Off By Redaksi Mentari News

Mentari News – Nglipar (30/05), Matahari sudah mulai tergelincir menuju ke arah barat, redaksi Mentari News meluncur dari pusat Kota Wonosari menuju ke salah satu hutan yang indah nan lebat di Kabupaten Gunungkidul yang masuk kawasan KPH Njenggot Kecamatan Karangmojo. Untuk wilayah administrasinya masuk Dusun Kwarasan Etan Desa Kedungkeris Kecamatan Nglipar.

 

Redaksi ke sini untuk melakukan klarifikasi atas postingan dari akun instagram Polsek Nglipar Gunungkidul tentang keberadaan Mbah Wasikan, yang menurut postingan tersebut, menyatakan bahwa mbah Wasikan tinggal seorang diri di hutan.

Walau sedang berpuasa redaksi tetap menerjang teriknya sang surya di siang tadi, ditambah jalan kaki lumayan jaraknya, dan jalannya menanjak. Singkat cerita sudah sampai ke lokasi rumah tinggal mbah Wasikan, subhanallah walau Beliau sudah berumur tak kurang dari 75 tahun ini masih sehat bugar.

Dengan memakai kaos bergambar logo Muktamar Muhammadiyah di Makassar ini beliau tinggal di hutan seorang diri, tak ada raut sedih, bahkan wajah beliau terlihat bahagia, fresh dan sangat terbuka menyambut kehadiran kami yang mungkin baru ia kenal.

Mengapa Mbah Wasikan memilih tinggal di sini, setelah kami ajak ‘curhat’, beliau sampaikan uneg-unegnya yang mungkin sudah mbah Wasikan terlalu lama dipendam. Ini terlihat saat kami melihat air mata beliau sempat menetes. Dan di momen inilah redaksi belajar banyak hal dari mbah Wasikan setidaknya ada 1 hal dan ini menjadi alasan utama mbah Wasikan tinggal hidup di hutan.

Memang benar istilah orang jaman dahulu bahwa hati sudah tergores walau sedikitpun akan membekas sampai akhir hayat. Apalagi alat yang menggoresnya adalah ucapan yang keluar dari mulut seorang manusia, walaupun itu bisa jadi tidak disengaja. Dan itu keluar dari orang terdekat kita, Astaghfirullah.

Menurut Tri Handoko anak muda Desa Kedungkeris dan sebagai Kepala Sie Pelayanan Umum (Kasipel) di Pemerintah Desa Kedungkeris mengatakan dari pihak Pemerintah Desa Kedungkeris dengan Kepala Desa sudah merayu mbah Wasikan berulangkali untuk pindah tetapi Beliau tidak mau. Bahkan dari pihak Mayor Sunaryanta akan membuatkan rumah, beliaupun tidak mau juga.

Inilah kehebatan pisau yang tidak bertulang yang namanya lidah di mulut kita, sudah terluka di hati pasti akan dikenang sakitnya sampai kapanpun maka mari berhati-hati mengggunakannya.

Sehat selalu ya mbah, pesan kami jangan sampai berpikiran konyol walaupun hatinya dimna tersakiti oleh saudara atau orang lain. Perkuat iman dan ibadah kepada Allah SWT Sang Yang Maha Segalanya. Untuk informasi, mbah Wasikan adalah anak kedua dari kesembilan saudara. Mbah Wasikan sudah sangat lama ditinggal meninggal istrinya dan tidak mempunyai anak, tinggal hanya 6 saudaranya. Jika dihitung dengan materi, Beliau masih mempunyai beberapa petak tanah di Desa Kedungkeris dari warisan. (imuhar)

Inilah video selengkapnya alasan mbah Wasikan jelang Lebaran malah milih sendirian tidur di hutan