Konsep Kelas Di Sekolah Sudah Tidak Relevan, Benarkah?

Konsep Kelas Di Sekolah Sudah Tidak Relevan, Benarkah?

Maret 15, 2019 Off By Redaksi Mentari News

Mentari News –  Saya menemukan sebuah artikel menarik tentang The End of Classroom. Intinya artikel itu mengatakan bahwa kita harus meninjau ulang konsep kelas di sekolah yang selama ini kita jalankan.

Konsep meja kursi berjajar-berbanjar rapi menghadap ke guru, dulu dirancang kolonial untuk menciptakan calon pekerja pabrik yang duduk rapi dan siap menerima instruksi mandor.

Dunia sudah berubah, belajar di kelas jaman kolonial bukan hanya tidak relevan tapi juga bisa jadi jebakan. Jebakan? Saking asyik belajar tak sadar bahwa apa yang kita pelajari kini lebih cepat kadaluarsa dan tak lagi berguna.

Sebuah perumpamaan, kita dulu pernah belajar Corel Draw 3. Setelah susah2 belajar berbulan-bulan saat sudah jago tiba-tiba keluar versi 4. Kini bukan cuma di dunia software, hampir semua pengetahuan punya masa expired lebih cepat.

Fisika punya masa expired 13 tahun, matematika 9 tahun, sejarah 7 tahun. Artinya apa yang kita pelajar waktu masuk SMP, saat keluar SMA ilmu kita sudah kadaluarsa.

Michael Simmons, kolumnis bidang accelerated intelligence menganalisis bahwa dalam satu tahun 5% apa yang kita pelajari akan kadaluarsa. Dalam 10 tahun separuh pengetahuan yang kita pelajari hari ini sudah tak relevan lagi. Jadi harus gimana dong

Jawabannya, jangan terlalu asyik belajar! Lebih tepatnya jangan menjebak diri dalam belajar dengan cara yang biasa! Mengapa kita membuang waktu mempelajari sesuatu yang akan segera usang? Michale Simmons menemukan bahwa orang-orang sukses belajar hanya 5 jam dalam seminggu (5 hours rule).

Mereka membaca dan belajar tema yang luas untuk memastikan bahwa mereka stay relevant.

Mereka tak menghabiskan seluruh waktunya untuk belajar di ruang kelas yg terisolasi dan tak terhubung dengan perkembangan. Saat wawancara calon guru @mbs.baiturrohmah saya bertanya, “mungkin nggak kalau dlm satu semester 5 bulan anak2 fokus di project utk menjawab soal kehidupan, 1 bulan fokus menyiapkan menjawab soal ujian?” Jawabannya yes. Kalau begitu mengapa selama ini kita habiskan waktu siswa untuk belajar (di kelas)?

Foto di atas adalah penampakan ruang belajar MBSBR. Oh ya masih tersedia bbrp kursi utk santri putri saja. Bekerjasama dengan Lazismu tersedia beasiswa. (Mila Aprilia Zakiah)