Mahram Kita Itu Siapa Saja? Kenali yuk

Mahram Kita Itu Siapa Saja? Kenali yuk

Mei 8, 2019 Off By Redaksi Mentari News

Mentari News – Mahram apa itu mahram? Mahram adalah seorang yang merupakan muhrim kita, yang jika muhrim diperbolehkan menemani main, melihat aurat kita, dan tidak boleh untuk dinikahi atau menikah di kedua orang itu.

Jika itu bukan muhrim, dalam syariat Islam jangankan berpandangan menyentuh sedikitpun tidak diperbolehkan apalagi jika kita ingin menikahinya. Tentu otomatis tidak diperbolehkan.

Lalu siapa saja nih yang termasuk mahram diantara kita? Berikut redaksi mentari news akan mencoba memaparkannya.

Yang termasuk mahram kita (baik laki-laki ataupun perempuan:

  1. Ayah / ibu
  2. Kakek / kakek (ayah dari bapak/ibu kita)
  3. Anak
  4. Cucu (anak dari anak kandung kita)
  5. Saudara sekandung (mas/mbak/adik kandung)
  6. Saudara/i kita yang seayah (beda ibu)
  7. Saudara/i kita yang seibu (beda ayah)
  8. Keponakan lelaki (perempuan) dari saudara/i kamu yg sekandung, atau yang hanya seayah, atau yang hanya seibu denganmu
  9. Paman (bibi) dari saudara ayah atau saudara ibu
  10. Suami (istri) ibu/ayah (ayah/ibu tiri) atau mantan suami ibu atau mantan istri ayah (syarat: sudah berhubungan badan dengan bapak/ibu)
  11. Anak lelaki dan perempuan suami/istri yang dibawa dari pernikahannya sebelumnya dan anak lelaki/perempuan dari mantan suami/istri
  12. Mertua atau mantan mertua
  13. Menantu atau mantan menantu
  14. Saudara sesusuan dan siapa saja yg merupakan mahram saudara sesusuanmu dari nasab dia, maka menjadi mahrammu juga

Lalu yang bukan mahram, siapa saja nih. Jawabannya adalah selain dari poin 1-14 yang kita sebutkan merupakan mahram itu. Yang bukan mahram dengan kamu, tidak diperbolehkan melihat aurat kamu, tidak diperbolehkan menemanimu main (safar), serta untuk dinikahi.

Siapa saja yang merupakan bukan mahrammu? Diantaranya, sepupu bukan mahram, Ipar bukan mahram, Anak angkat atau anak asuh bukan mahram, Ayah angkat bukan mahram, Suaminya tante (suami dari saudarinya ibu atau ayah) juga bukan mahram. Jadi jika besok lebaran kita ketemu sama lelaki atau perempuan selain dari poin 1-14 yang bukan maheam sebaiknya minimalkan untuk salaman ya

Rasulullah ﷺ bersabda:

لأَنْ يُطْعَنَ فِي رَأْسِ رَجُلٍ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيدٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لا تَحِلُّ لَهُ

“Ditusuknya kepala seseorang dengan pasak dari besi, sungguh lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang bukan mahramnya.” (HR. Thobroni)

Kadang sebagian orang merasa tidak enak kalau tidak berjabat tangan dengan lawan jenis bukan mahramnya, tetapi anehnya, dia tidak merasa tidak enak saat melanggar perintah Rasulullah. (Syababussunnah)