Naik Motor Sambil Merokok Kini Akan Didenda 750 ribu

Naik Motor Sambil Merokok Kini Akan Didenda 750 ribu

Maret 29, 2019 Off By Redaksi Mentari News

Mentari News – Wonosari (29/03), Merokok sebagian Masyarakat Gunungkidul adalah kegiatan yang tidak dapat dihindarkan, bahkan ada beberapa memberikan pendapat ‘tahan lapar bisa tapi tahan rokok sulit.

Tapi kini jika anda nekat tetap merokok saat berkendara di jalanan maka bisa jadi uang anda akan raib 750 ribu rupiah dari saku atau dompet anda.

Ini dikarenakan Kementerian Perhubungan RI (Kemenhub) secara resmi merilis Peraturan Menteri Perhubungan nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor. Di dalam peraturan ini menyebutkan, pengemudi dilarang merokok saat mengendarai sepeda motor. Larangan ini dibuat jika berkendara disambi merokok, dapat mengganggu konsentrasi serta membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Secara khusus peraturan anyar ini mengarah bagi operasional para ojek online.

Dalam peraturan anyar ini tepatnya di pasal 6 telah secara jelas mengatur jika seorang pengendara dilarang merokok atau melakukan aktifitas lain yang sekiranya dapat mengganggu konsentrasi saat berkendara.

Kegiatan merokok saat menggunakan kendaraan sangatlah mengganggu konsentrasi dan membahayakan, secara etika pun juga tidak baik saat dilihat. Terlebih jika peraturan ini dilanggar, yang bersangkutan dapat dikenai sanksi bedasarkan keputusan yang ada. Meski secara khusus peraturan baru mengarah pada tukang ojek online, namun untuk di Kabupaten Gunungkidul akan diberlakukan secara menyeluruh.

Sementara untuk pengemudi angkutan umum yang merokok, tahap awal akan dilakukan teguran secara lisan serta pembinaan. Namun jika sosialisasi yang ditempuh tidaklah menghasilkan, maka dari petugas anak memberlakukan sanksi tilang bersama dengan pihak kepolisian.

Dari aturan ini dengan jelas mengatur jika bisa dilakukan hukuman selama 3 bulan penjara atau denda 750 ribu.

Hal ini memang sangat penting dilakukan agar tidak terjadi insiden yang dapat membahayakan satu dengan yang lainnya. Semoga waktu dekat akan ada sosialisasi yang optimal dan efisien kepada masyarakat agar semua paham mengenai aturan yang tengah berlaku. Bagaimana menurut anda? (imuhar)