Sandiaga Uno Batal ke Darus Sholihin Panggang, Inilah Alasannya

Sandiaga Uno Batal ke Darus Sholihin Panggang, Inilah Alasannya

Maret 24, 2019 Off By Redaksi Mentari News

Mentari News – Beberapa hari yang lalu redaksi menerima kiriman WA dari ketua relawan PRASA (Prabowo Sandiaga) Kabupaten Gunungkidul Subardiono tentang rangkaian acara Sandiaga Uno selama di Jawa Tengah dan DIY.

Disebutkan di dalam kiriman aplikasi Whatsapp bahwa Sandiaga Uno dijadwalkan pukul 19.30-20.30 malam ini di Pondok Pesantren Darus Sholihin Panggang.

Saat redaksi mengkonfirmasi tentang info kedatangan Sandiaga Uno ke Pimpinan Pondok Pesantren Darus Sholihin Panggang, Muhammad Abduh Tuasikal mengatakan bahwa Bang Sandiaga batal silaturahmi ke Darus Sholihin.

Menurut Pimpinan Ponpes Darus Sholihin, Muhammad Abduh Tuasikal alasan Sandiaga Uno batal silaturahmi diantaranya:

  1. Situasi dan kondisi tidak memungkinkan Sandiaga Uno datang silaturahmi ke Panggang, ini disebabkan jalan sepanjang antara Sragen (lokasi jadwal sebelum berkunjung ke Panggang) ke Panggang Gunungkidul jika malam hari minim pencahayaan dan jalan relatif lebih sempit.
  2. Waktu tidak memungkinkan untuk mengumpulkan jamaah dengan jumlah yang banyak, ini disebabkan paginya Pondok Pesantren Darus Sholihin bersama Muhammadiyah dan Aisyiyah Cabang Panggang sudah mengundang puluhan ribu jamaah.
  3. Selain dari Kedua alasan di atas, Pondok Pesantren menghormati aturan kampanye KPU dan Bawaslu. Ini dikarenakan memang Hari Ahad ini bukanlah jadwal kampanye untuk pasangan calon Wakil Presiden nomer urut 02 di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Walaupun bagaimana, maksud dari Pondok Pesantren Darus Sholihin mengundang Sandiaga Uno bukan untuk kampanye melainkan untuk menjadi salah satu narasumber dari unsur praktisi entrepreneur yang sesuai dengan tema pengajian rutin yang dilaksanakan setiap Ahad Pon, akhir dari penjelasan dari Muhammad Abduh Tuasikal.

Sebagai informasi tambahan Pesantren Darush Sholihin terletak di Dusun Warak RT.08/02, Desa Girisekar, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pondok Pesantren ini mempunyai jamaah pengajian puluhan ribu dari seluruh Kabupaten Gunungkidul. (imuhar)