Digital Parking System Resmi Berlaku di Bakauheni, Transaksi Parkir Makin Cepat

banner 468x60

MENTARI NEWS- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni resmi mengimplementasikan program sterilisasi kawasan pelabuhan yang dibarengi dengan penerapan sistem parkir digital (Digital Parking System) mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ini akan diberlakukan secara penuh pada 15 Juni 2026 sebagai bagian dari transformasi layanan menuju pelabuhan yang lebih modern, aman, tertib, dan berbasis teknologi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya ASDP dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa, memperkuat sistem keamanan kawasan pelabuhan, serta mendukung digitalisasi transportasi nasional yang lebih efisien dan terintegrasi.

banner 336x280

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni, Partogi Tamba, menjelaskan bahwa program sterilisasi pelabuhan bukan sekadar pembatasan aktivitas di area pelabuhan, melainkan upaya menciptakan tata kelola yang lebih baik melalui penguatan aspek keselamatan, keamanan, dan ketertiban operasional.

“Dengan pengelolaan akses yang lebih terkontrol, kami dapat memastikan seluruh aktivitas di kawasan pelabuhan berjalan efektif sehingga pelayanan kepada pengguna jasa menjadi semakin optimal,” ujar Partogi, Senin (1/6/2026).

Dalam mendukung kebijakan tersebut, ASDP mengoptimalkan pemanfaatan teknologi modern seperti Face Recognition, Radio Frequency Identification (RFID), CCTV terintegrasi, serta sistem monitoring kendaraan secara real time.

Melalui teknologi tersebut, pengawasan terhadap pergerakan orang maupun kendaraan dapat dilakukan dengan lebih cepat, akurat, dan responsif. Selain meningkatkan keamanan, sistem ini juga mendukung pengambilan keputusan operasional berbasis data.

“Transformasi yang kami lakukan tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan operasional, tetapi juga pada pemanfaatan teknologi sebagai fondasi pengelolaan pelabuhan modern,” tambahnya.

Selain sterilisasi kawasan, ASDP Bakauheni juga resmi mengoperasikan sistem parkir digital dengan metode pembayaran non-tunai melalui mekanisme Tap In dan Tap Out di seluruh akses masuk dan keluar area parkir pelabuhan.

Pengguna jasa dapat melakukan transaksi menggunakan berbagai kartu uang elektronik seperti e-Money, Flazz, BRIZZI, TapCash, dan JakCard. Selain itu, pembayaran juga dapat dilakukan menggunakan QRIS maupun dompet digital (e-wallet) saat keluar dari area parkir.

Penerapan Digital Parking System ini diharapkan mampu mempercepat proses transaksi, mengurangi antrean kendaraan, meminimalkan penggunaan uang tunai, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan parkir.

Tidak hanya itu, sistem ini juga memungkinkan integrasi data kendaraan yang masuk dan keluar kawasan pelabuhan sehingga pengawasan lalu lintas kendaraan menjadi lebih efektif dan akurat.

“Digitalisasi sistem parkir merupakan bagian dari transformasi layanan berbasis teknologi yang sedang kami jalankan. Selain memberikan kemudahan bagi pengguna jasa, sistem ini juga memperkuat pengawasan lalu lintas kendaraan dan meningkatkan efisiensi operasional,” jelas Partogi.

ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa untuk memastikan kartu uang elektronik memiliki saldo yang cukup sebelum memasuki area parkir pelabuhan. Sosialisasi mengenai mekanisme pembayaran digital juga terus dilakukan melalui berbagai kanal komunikasi perusahaan agar proses transisi berjalan lancar.

Melalui implementasi sterilisasi kawasan pelabuhan dan digitalisasi sistem parkir ini, ASDP Bakauheni optimistis dapat menghadirkan pelayanan yang lebih aman, nyaman, tertib, dan efisien. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mewujudkan pelabuhan modern berbasis teknologi yang mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik nasional.***

banner 336x280