MENTARI NEWS- — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong para lulusan Fakultas Teknik Universitas Lampung (Unila) untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah. Lulusan teknik diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan inovasi dan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Rahmat Mirzani Djausal saat menghadiri Rapat Kerja Luar Biasa Senat Fakultas Teknik Universitas Lampung dalam rangka Yudisium Lulusan Magister, Sarjana, dan Diploma Periode VI Tahun 2026 di Aula A21 Fakultas Teknik Unila, Kamis (25/6/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur mengapresiasi keberhasilan para mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi setelah melewati berbagai tantangan akademik.
Menurutnya, pendidikan di bidang teknik tidak hanya memberikan bekal teori dan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk kemampuan berpikir kritis, ketangguhan, serta kemampuan memecahkan persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Lulusan teknik di Provinsi Lampung diharapkan mampu menjadi inovator dan motivator atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat Lampung,” ujar Gubernur.
Rahmat Mirzani Djausal mengatakan Lampung saat ini tengah berkembang di berbagai sektor strategis. Pembangunan infrastruktur, pengembangan kawasan industri, hilirisasi pertanian dan perkebunan, energi, logistik, teknologi, hingga pengelolaan lingkungan membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan kemampuan berinovasi.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi peluang bagi lulusan Fakultas Teknik untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan mampu menghasilkan inovasi sesuai kebutuhan masyarakat.
Karena itu, Gubernur mengajak para lulusan Fakultas Teknik Unila untuk mengubah pola pikir dari sekadar mencari pekerjaan menjadi menciptakan solusi dan membuka peluang yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Jangan hanya menjadi pencari kerja. Jadilah pencipta solusi yang mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pesan Gubernur.
Program 1 Desa 1 Sarjana
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memaparkan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Salah satu program yang disiapkan adalah Program 1 Desa 1 Sarjana. Program tersebut diarahkan untuk memperluas akses masyarakat desa terhadap pendidikan tinggi sekaligus mencetak sumber daya manusia unggul hingga tingkat desa atau pekon.
Rahmat mengatakan, mulai 2027 Pemprov Lampung akan memberikan beasiswa setiap tahun kepada pemuda dan pemudi di sekitar 2.500 desa melalui program tersebut.
“Mulai tahun 2027, Pemerintah Provinsi Lampung akan memberikan beasiswa melalui Program 1 Desa 1 Sarjana setiap tahunnya kepada pemuda-pemudi yang ada di 2.500 desa,” ujarnya.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memutus kesenjangan akses pendidikan tinggi antara masyarakat perkotaan dan pedesaan.
Dengan semakin banyaknya lulusan perguruan tinggi yang berasal dari desa, pemerintah berharap mereka nantinya dapat kembali berkontribusi dalam pembangunan daerah dan mengembangkan potensi yang ada di wilayah masing-masing.
Lulusan Teknik Diminta Terlibat dalam Pembangunan
Gubernur juga mengajak dosen, mahasiswa, dan seluruh civitas akademika Fakultas Teknik Unila untuk terus membangun sinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menjawab berbagai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam peningkatan produktivitas pertanian, pengembangan hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur, serta pemanfaatan teknologi tepat guna.
Menurut Gubernur, kemampuan akademik dan teknologi yang dimiliki perguruan tinggi harus dapat diterapkan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ia berharap para lulusan Fakultas Teknik mampu menjadi bagian dari transformasi pembangunan Lampung dengan menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
Rapat Kerja Luar Biasa Senat Fakultas Teknik Universitas Lampung tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dekan Fakultas Teknik Unila, anggota senat, civitas akademika Fakultas Teknik Universitas Lampung, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Momentum yudisium tersebut sekaligus menjadi awal bagi para lulusan untuk menerapkan ilmu dan kompetensi yang telah diperoleh selama berada di bangku perguruan tinggi, sekaligus mengambil bagian dalam pembangunan Lampung.***



















