Gubernur Mirza: Keberagaman Adalah Kekuatan untuk Membangun Lampung

banner 468x60

MENTARI NEWS- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima penghargaan dari Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik XXXII Lampung atas dedikasi, kepemimpinan, serta kontribusinya dalam memperkuat kerukunan umat beragama, toleransi, persaudaraan, dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Lampung.

Penghargaan tersebut diterima Gubernur Mirza dalam acara Tahun Transformasi dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 HKBP Distrik XXXII Lampung yang berlangsung di Gedung Graha Adora, Pesawaran, Sabtu (22/8/2026).

banner 336x280

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar HKBP Distrik XXXII Lampung yang selama ini turut memberikan kontribusi dalam kehidupan sosial dan pembangunan di Provinsi Lampung.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-6 kepada HKBP Distrik XXXII Lampung. Semoga semakin kokoh dalam persaudaraan dan semakin nyata memberikan kontribusi bagi masyarakat serta pembangunan di Provinsi Lampung,” ujar Gubernur Mirza.

Mirza menegaskan bahwa Lampung merupakan rumah bersama bagi masyarakat dengan beragam latar belakang suku, agama, dan budaya. Menurutnya, keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan yang mampu saling melengkapi.

“Walaupun berasal dari suku Batak dan merupakan bagian dari HKBP, saya yakin ketika Bapak dan Ibu berada di Sumatera Utara dan ditanya orang mana, jawabannya orang Lampung. Ketika pergi ke Pulau Jawa dan ditanya dari mana, jawabannya pun dari Lampung,” katanya.

Menurut Mirza, hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Batak yang telah menetap di Lampung merupakan bagian dari keluarga besar Provinsi Lampung.

“Artinya, meskipun memiliki latar belakang suku Batak, hati dan keberadaan Bapak dan Ibu telah menjadi bagian dari keluarga besar Provinsi Lampung. Inilah kita, keluarga besar Provinsi Lampung,” ujarnya.

Mirza mengatakan, Lampung telah menjadi tempat hidup berdampingan bagi masyarakat dari berbagai suku bangsa. Kondisi tersebut menjadi modal penting dalam menjaga kedamaian sekaligus membangun daerah secara bersama-sama.

“Pembangunan Lampung harus dilakukan secara harmonis melalui sikap saling mendukung, bergotong royong, berkolaborasi, dan saling menghormati,” katanya.

Ia juga menyebut keberagaman sebagai salah satu keunggulan utama Provinsi Lampung. Menurutnya, kekuatan Lampung tidak hanya terletak pada sektor pertanian, tetapi juga pada kemampuan masyarakat dari berbagai latar belakang untuk hidup berdampingan dalam suasana damai.

“Seluruh suku bangsa hadir di sini, hidup dengan damai, berkolaborasi, bekerja sama, bergotong royong, menjaga budaya masing-masing, serta bersatu untuk mencintai dan membangun Lampung,” ujarnya.

Menurut Mirza, setiap suku memiliki keunggulan yang dapat dipadukan menjadi kekuatan bersama. Oleh karena itu, perbedaan tidak seharusnya menjadi penghalang, melainkan menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut, Mirza turut mengapresiasi peran masyarakat Batak di berbagai bidang, termasuk dalam pelayanan sosial dan kemasyarakatan.

“Saya melihat salah satu kekuatan masyarakat Batak adalah kemampuan untuk merangkul, bekerja sama, berkolaborasi, dan memimpin. Jika kekuatan tersebut dipadukan dengan semangat perdamaian, toleransi, dan gotong royong, maka akan muncul kontribusi yang besar bagi kemajuan Provinsi Lampung,” katanya.

Selain berbicara mengenai kerukunan dan keberagaman, Gubernur Mirza juga memaparkan sejumlah fokus Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendorong pembangunan daerah.

Beberapa di antaranya adalah meningkatkan kualitas dan pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sektor pertanian, UMKM, serta berbagai potensi ekonomi daerah.

Pemerintah Provinsi Lampung juga terus melakukan perbaikan infrastruktur, khususnya pembangunan dan peningkatan kualitas jalan.

Namun, Mirza menekankan bahwa pembangunan ekonomi dan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Ekonomi kita perbaiki, infrastruktur kita perbaiki. Tetapi dua hal tersebut tidak akan memberikan hasil maksimal apabila kualitas sumber daya manusia tidak kita tingkatkan,” katanya.

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan kemajuan sebuah daerah dan peradaban. Karena itu, pembangunan karakter generasi muda harus menjadi perhatian bersama.

Mirza berharap keluarga besar HKBP dapat terus mengambil peran dalam mempersiapkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, berintegritas, serta siap menjadi bagian dari pembangunan Provinsi Lampung.

“HKBP dapat ikut mengambil peran dalam membentuk karakter generasi muda agar mereka memiliki nilai-nilai kehidupan yang kuat dan menjadi generasi yang baik bagi masa depan Lampung,” ujarnya.

Penghargaan dari HKBP Distrik XXXII Lampung tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kepemimpinan Gubernur Lampung dalam menjaga semangat kerukunan, toleransi, persaudaraan, serta keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat.

Melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Provinsi Lampung berharap keberagaman yang ada dapat terus menjadi kekuatan dalam mewujudkan pembangunan dan kemajuan Lampung.***

banner 336x280