MENTARI NEWS- Babak 32 besar Piala Dunia 2026 kembali menyajikan drama hingga detik terakhir.
Tiga negara unggulan, Inggris, Belgia, dan Amerika Serikat, memastikan tiket ke babak 16 besar setelah melewati pertandingan dengan cerita yang berbeda-beda.
Dari comeback dramatis Belgia, perjuangan berat Inggris menghadapi kejutan RD Kongo, hingga penampilan matang Amerika Serikat, rangkaian pertandingan tadi malam hingga Kamis pagi WIB mempertegas bahwa tidak ada lagi lawan mudah di fase gugur turnamen terbesar dunia tersebut.
Inggris Selamat Berkat Harry Kane
Inggris nyaris menjadi korban kejutan terbesar babak 32 besar ketika menghadapi RD Kongo di Atlanta.
Tim asuhan Thomas Tuchel tampil jauh dari performa terbaiknya dan bahkan tertinggal lebih dahulu setelah pertahanan mereka gagal mengantisipasi serangan cepat lawan.
Sepanjang lebih dari satu jam pertandingan, Inggris mendominasi penguasaan bola namun kesulitan membongkar organisasi pertahanan RD Kongo yang disiplin.
Penampilan gemilang penjaga gawang Lionel Mpasi turut membuat para penyerang The Three Lions frustrasi.
Situasi berubah setelah Tuchel melakukan sejumlah pergantian pemain.
Intensitas serangan Inggris meningkat dan kapten Harry Kane tampil sebagai pembeda dengan mencetak dua gol pada fase akhir pertandingan untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1 sekaligus mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Meski lolos, kemenangan tersebut menyisakan pekerjaan rumah besar bagi Inggris, terutama dalam aspek organisasi pertahanan, efektivitas penyelesaian akhir, serta kreativitas membangun serangan saat menghadapi tim yang bertahan rapat.
Belgia Bangkit dari Ambang Kekalahan
Drama terbesar tersaji di Seattle ketika Belgia menghadapi Senegal.
Selama lebih dari 80 menit, Senegal tampil luar biasa dan unggul dua gol melalui permainan cepat yang membuat lini belakang Belgia kerepotan.
Ketika pertandingan tampak akan menjadi milik wakil Afrika tersebut, Belgia menunjukkan mental juara yang selama ini menjadi identitas generasi emas mereka.
Romelu Lukaku membuka harapan melalui gol pada menit ke-86 sebelum Youri Tielemans menyamakan kedudukan beberapa menit berselang. Pertandingan pun berlanjut ke babak tambahan waktu.
Momentum sepenuhnya berpihak kepada Belgia. Pada menit ke-125, Tielemans sukses mengeksekusi penalti yang memastikan kemenangan dramatis 3-2 sekaligus mencatatkan salah satu gol paling akhir dalam sejarah Piala Dunia.
Kemenangan tersebut menjadi bukti kualitas pengalaman Belgia di laga-laga besar. Namun, rapuhnya lini pertahanan tetap menjadi perhatian serius apabila ingin melangkah lebih jauh di turnamen ini.
Amerika Serikat Tampil Paling Meyakinkan
Berbeda dengan dua tim Eropa tersebut, Amerika Serikat justru tampil paling stabil saat menyingkirkan Bosnia-Herzegovina dengan skor 2-0.
Tim tuan rumah memainkan sepak bola yang disiplin, agresif dalam transisi, serta efektif memanfaatkan peluang.
Bahkan ketika harus bermain dengan sepuluh orang akibat kartu merah, mereka tetap mampu menjaga keseimbangan permainan dan menambah satu gol melalui situasi bola mati.
Kedewasaan taktik menjadi pembeda utama. Organisasi pertahanan tetap solid, lini tengah mampu mengontrol tempo, sementara lini depan memanfaatkan setiap celah yang ditinggalkan lawan.
Penampilan tersebut mengukuhkan Amerika Serikat sebagai salah satu kandidat yang layak diperhitungkan dalam perebutan gelar juara dunia tahun ini.
Peta Persaingan Makin Ketat
Hasil pertandingan tadi malam sekaligus memperlihatkan semakin tipisnya jarak kualitas antarnegara peserta Piala Dunia 2026.
Tim-tim unggulan memang berhasil lolos, namun tidak ada satu pun yang meraih kemenangan dengan mudah.
RD Kongo dan Senegal membuktikan bahwa negara-negara Afrika kini mampu bersaing setara dengan kekuatan tradisional Eropa.
Amerika Serikat pun menunjukkan perkembangan signifikan sebagai salah satu tuan rumah yang memiliki peluang melangkah jauh.
Pada babak 16 besar, Inggris dijadwalkan menghadapi Meksiko, Belgia akan bertemu Amerika Serikat dalam laga yang diprediksi berlangsung sengit, sedangkan persaingan menuju perempat final dipastikan semakin kompetitif seiring semakin ketatnya kualitas para kontestan.
Fakta Pertandingan
• Inggris mengalahkan RD Kongo 2-1 melalui dua gol Harry Kane pada fase akhir pertandingan.
• Belgia bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menang dramatis 3-2 atas Senegal melalui babak tambahan waktu.
• Amerika Serikat menundukkan Bosnia-Herzegovina 2-0 meski sempat bermain dengan sepuluh pemain.
• Babak 16 besar mempertemukan Inggris melawan Meksiko serta Belgia menghadapi Amerika Serikat.***



















