IBI Tanggamus Hadirkan Cahaya Harapan: Bhakti Sosial untuk Kesehatan Ibu dan Anak yang Menginspirasi

MENTRAI NEWS– Di halaman Rumah Bidan Kita Agung, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kota Agung, Selasa (9 Desember 2025), masyarakat Tanggamus menyaksikan sebuah gerakan kemanusiaan yang penuh makna. Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Tanggamus kembali menunjukkan perannya sebagai pilar kesehatan ibu dan anak melalui Bhakti Sosial (Baksos) yang berlangsung meriah. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum perayaan Hari Kesehatan Nasional ke-61 dan menyongsong Hari Ibu 2025.

Acara yang dihadiri oleh ratusan ibu, balita, dan masyarakat umum ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan keluarga dan kualitas generasi penerus. Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tanggamus, Dra. Hj. Siti Mahmudah Saleh, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif IBI. Menurutnya, kegiatan ini menjadi “embun penyegar” yang diharapkan memberi manfaat langsung bagi ibu-ibu dan balita yang hadir.

Ibu Siti Mahmudah Saleh menekankan bahwa seorang ibu adalah sosok pahlawan tanpa tanda jasa. Ia menyebutkan, “Ibu adalah guru pertama yang menanamkan nilai-nilai kebajikan, pilar keluarga, dan penuntun hidup yang abadi. Kesehatan ibu, baik fisik maupun mental, adalah aset bangsa yang tidak ternilai. Ketika seorang ibu sehat, ia tidak hanya produktif, tetapi juga mampu menyalurkan kebahagiaan dan inspirasi bagi seluruh keluarga.”

Baksos yang digelar IBI mencakup berbagai layanan kesehatan penting. Di antaranya pemeriksaan kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita yang menjadi langkah pencegahan untuk menjaga tumbuh kembang generasi emas Tanggamus. Selain itu, pelayanan keluarga berencana (KB) bagi pasangan usia subur menjadi bagian dari upaya mendukung perencanaan keluarga yang sejahtera. Ketua GOW juga mengajak masyarakat untuk menempatkan kesehatan ibu sebagai prioritas: “Ibu yang sehat adalah perempuan berdaya, dan perempuan berdaya menjadi lokomotif kemajuan bangsa.”

Selain layanan kesehatan, acara ini juga diwarnai dengan edukasi singkat tentang pentingnya gizi seimbang bagi ibu dan anak, tips perawatan bayi, serta informasi mengenai imunisasi dan program kesehatan masyarakat lainnya. Kegiatan ini menegaskan bahwa perhatian terhadap kesehatan ibu bukan sekadar formalitas, tetapi langkah strategis untuk membangun masa depan bangsa yang lebih kuat dan sejahtera.

Acara ditutup dengan doa bersama yang tulus, memohon agar setiap langkah pengabdian dan pelayanan IBI senantiasa diberkahi dan mendapatkan Rahmat serta Ridho Allah SWT. Dengan begitu, kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk selalu peduli terhadap kesehatan ibu dan anak, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran ibu dalam membentuk keluarga dan generasi yang berkualitas.***