MENTARI NEWS- Peringatan Hari Juang Polri di Kabupaten Pringsewu menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan perjuangan kepolisian sekaligus memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat. Di tengah perkembangan zaman, Polri dituntut terus beradaptasi menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.
Pesan tersebut mengemuka saat Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra menjadi inspektur upacara peringatan Hari Juang Polri di Lapangan Mapolres Pringsewu, Jumat (21/8/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti jajaran personel Polres Pringsewu. Selain menjadi momentum untuk mengenang sejarah perjuangan kepolisian, kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh personel agar terus memperkuat semangat pengabdian dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Tantangan kepolisian saat ini tidak hanya berkaitan dengan persoalan keamanan yang terjadi secara langsung di tengah masyarakat. Perkembangan teknologi digital dan media sosial turut menghadirkan berbagai bentuk gangguan keamanan baru yang membutuhkan kemampuan penanganan berbeda.
Penipuan daring, penyebaran berita bohong, kejahatan siber, hingga berbagai persoalan yang berawal dari media sosial menjadi tantangan yang harus diantisipasi. Kondisi tersebut menuntut personel kepolisian untuk terus meningkatkan pengetahuan dan menyesuaikan cara kerja dengan perkembangan teknologi.
Di sisi lain, ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan Polri juga semakin tinggi. Masyarakat menginginkan polisi hadir ketika dibutuhkan, memberikan pelayanan secara cepat, menangani persoalan secara profesional, serta terbuka terhadap kritik dan masukan.
Karena itu, kemampuan teknis kepolisian saja tidak lagi cukup. Setiap personel dituntut terus belajar, memahami perkembangan teknologi, membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas.
Semangat Hari Juang Polri menjadi relevan dengan kondisi tersebut. Perjuangan kepolisian pada masa kini bukan hanya menghadapi ancaman keamanan secara konvensional, tetapi juga menjaga rasa aman masyarakat di tengah perubahan sosial dan teknologi yang berlangsung begitu cepat.
Bagi masyarakat, keberadaan polisi kerap dirasakan melalui berbagai hal sederhana. Ketika laporan warga ditindaklanjuti, persoalan masyarakat dibantu, lingkungan terasa aman, dan pelayanan diberikan tanpa mempersulit, di situlah pengabdian Polri dapat dirasakan secara langsung.
Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra mengajak seluruh personel menjadikan peringatan Hari Juang Polri sebagai momentum untuk kembali memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, tantangan Polri ke depan akan semakin beragam. Karena itu, setiap anggota harus mampu beradaptasi terhadap perubahan, tetap profesional dalam menjalankan tugas, menjaga integritas, serta tidak kehilangan sisi humanis ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Semangat perjuangan para pendahulu harus kita lanjutkan dengan cara kita hari ini. Hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman, melayani dengan baik, dan menjaga kepercayaan masyarakat,” menjadi pesan penting dalam momentum peringatan tersebut.
Peringatan Hari Juang Polri dengan demikian tidak seharusnya berhenti sebagai seremoni tahunan. Momentum tersebut menjadi ruang untuk kembali mengingat bahwa perjuangan Polri terus berlangsung, meskipun bentuk tantangan yang dihadapi terus berubah mengikuti perkembangan zaman.
Jika para pendahulu menghadapi tantangan sesuai kondisi pada masanya, maka polisi saat ini berhadapan dengan persoalan yang semakin beragam, termasuk ancaman kejahatan berbasis teknologi dan dinamika sosial di ruang digital.
Namun, tujuan pengabdian tetap sama, yakni menjaga keamanan, melindungi masyarakat, menegakkan hukum secara profesional, serta memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warga.*** (Wid)













