Ketua TP-PKK Tanggamus Ajak Warga Bijak Bermedia Sosial di Era Digital

banner 468x60

MENTARI NEWS- Pemerintah Kabupaten Tanggamus menggelar Safari Dakwah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah/2026 Masehi yang dipusatkan di Masjid Agung Nurul Faizin Islamic Center Kotaagung, Selasa, 16 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menghadirkan Tabligh Akbar bersama KH Ali Sodik Aljauhari atau yang akrab disapa Ki Bollywood. Ratusan jamaah, khususnya kaum ibu dari berbagai majelis taklim, tampak memenuhi masjid untuk menyambut datangnya tahun baru Hijriah dengan doa dan tausiyah.

banner 336x280

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Tanggamus Dra. Hj. Siti Mahmudah Saleh, M.Pd, Kabag Umum, Kabag Kesra, Camat Kotaagung, Camat Semaka, tokoh masyarakat Herwan Ghozali, serta para ibu-ibu pengajian.

Dalam sambutannya, Siti Mahmudah mengajak masyarakat menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat keimanan.

“Saya ingin mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam. Semoga awal tahun baru ini menjadi awal yang baik, yang terbaik untuk kita semuanya. Awal tahun yang mendapatkan keberkahan, mendapatkan rahmat dari sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para anggota PKK apabila belum dapat hadir secara maksimal dalam berbagai kegiatan keagamaan di seluruh kecamatan karena padatnya agenda yang dijalankan.

“Saya mohon maaf lahir dan batin. Mungkin kegiatan yang seharusnya bisa terus saya ikuti, belum seluruhnya dapat saya hadiri karena amanah sebagai Ketua TP-PKK yang juga harus terjun langsung ke tengah masyarakat,” katanya.

Dalam suasana penuh kehangatan, Siti Mahmudah membagikan pesan sederhana tentang kunci hidup yang tenang menurut ajaran agama, yakni menjaga lisan, pendengaran, dan pandangan.

“Kalau ingin hidup tenang ada tiga syaratnya, ada di mulut, di mata, dan di telinga. Mulut kita tidak usah banyak bicara kalau tidak perlu dibicarakan. Telinga kita tidak usah mendengarkan yang tidak perlu didengarkan. Dan mata kita tidak usah melihat yang tidak perlu kita lihat,” tuturnya.

Menurutnya, menjaga tiga hal tersebut dapat menghindarkan seseorang dari prasangka, fitnah, dan berbagai persoalan yang kerap muncul dalam kehidupan sehari-hari.

Ia pun menyinggung pentingnya bijak dalam menyikapi perkembangan media sosial agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar.

“Yang didengarkan cukup yang baik-baik saja. Kadang satu cerita bertambah ke sana kemari hingga menimbulkan keramaian. Karena itu, kita harus lebih berhati-hati,” pesannya.

Safari Dakwah menyambut Tahun Baru Islam ini menjadi pengingat bahwa hijrah bukan sekadar perpindahan waktu dalam penanggalan, melainkan perpindahan menuju pribadi yang lebih baik.

Melalui lantunan doa, tausiyah, serta kebersamaan dalam majelis ilmu, masyarakat diajak menjadikan 1448 Hijriah sebagai awal untuk memperkuat akhlak, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Semoga tahun baru ini membawa keberkahan, kesehatan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Tanggamus dalam menjalani setiap ikhtiar dan pengabdian,” tutupnya.***

banner 336x280

News Feed