MENTARI NEWS– Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Haris Pertama, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh kader, pengurus, dan anggota KNPI di berbagai daerah agar menjaga ketertiban, kedamaian, dan keamanan di tengah maraknya aksi unjuk rasa yang sedang berlangsung di sejumlah wilayah. Imbauan ini disampaikan pada Minggu, 31 Agustus 2025, menjelang sejumlah demonstrasi besar yang rencananya digelar pada awal September.
Haris menekankan bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus memastikan aspirasi rakyat tersampaikan dengan cara yang konstruktif. “Jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah. Tetap kawal aksi dengan damai, fokus pada tujuan demokrasi, dan pastikan suara rakyat tersampaikan dengan tepat dan terhormat,” ujarnya.
Ketum KNPI juga mengingatkan pentingnya mematuhi aturan hukum dalam setiap kegiatan demonstrasi. Ia menekankan agar para peserta aksi menghindari tindakan anarkis yang dapat merusak fasilitas publik, bangunan pemerintah, maupun sarana umum lainnya. “Fasilitas umum adalah milik kita bersama. Jangan sampai aksi yang seharusnya menyuarakan aspirasi justru merugikan masyarakat luas dan mencederai citra pemuda sebagai agen perubahan,” tegas Haris.
Selain itu, Haris mendorong agar pemerintah dan DPR RI lebih terbuka dalam menampung aspirasi masyarakat. Menurutnya, gelombang protes yang muncul di berbagai daerah mencerminkan ketidakpuasan publik terhadap sejumlah kebijakan yang dinilai kurang berpihak pada rakyat. Ia menekankan bahwa aspirasi yang disampaikan secara tertib dan damai memiliki kekuatan politik dan sosial yang lebih besar untuk mendorong perubahan kebijakan.
“Pemuda memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan demokrasi berjalan sehat. Suara rakyat harus didengar, tapi cara penyampaiannya juga penting. Demonstrasi yang terorganisir dan damai akan memberikan tekanan positif bagi pemerintah agar memperbaiki kebijakan yang tidak berpihak pada kepentingan publik,” ujar Haris.
Haris Pertama juga mengajak seluruh kader KNPI untuk melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian dan tokoh masyarakat setempat. Tujuannya, agar penyampaian aspirasi tetap aman, masyarakat tidak terganggu, dan aksi berjalan dengan tertib. Ia menegaskan bahwa ketertiban, kedamaian, dan keberlanjutan aksi merupakan tanggung jawab bersama antara pemuda, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.
Lebih lanjut, Ketum KNPI berharap momentum unjuk rasa ini menjadi sarana edukasi politik bagi generasi muda, menguatkan kesadaran akan pentingnya hak konstitusional, dan mendorong partisipasi aktif pemuda dalam proses demokrasi. “Pemuda harus menjadi teladan dalam menyampaikan aspirasi. Mari tunjukkan bahwa kita bisa memperjuangkan kepentingan rakyat tanpa menimbulkan kericuhan,” pungkas Haris.***



















