MENTARI NEWS- Data desa tidak hanya menjadi kumpulan angka, tetapi dapat diolah menjadi informasi yang lebih mudah dipahami masyarakat. Hal tersebut diperkenalkan oleh mahasiswa KKN Rekognisi Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melalui Pelatihan Pembuatan Infografis Edukatif Sederhana Berbasis Data Sosial Ekonomi di Desa Badransari, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu (8/8/2026).
Pelatihan ini merupakan bagian dari program “Pemberdayaan Masyarakat Desa Badransari melalui Infografis Edukatif Berbasis Data Sosial Ekonomi untuk Meningkatkan Literasi Statistik” dalam skema Pengabdian kepada Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat Lingkup Kepakaran (PMLK) Tahun 2026. Program tersebut dirancang dan dilaksanakan oleh Tim Dosen dengan melibatkan mahasiswa KKN Rekognisi ITERA dari prodi sains aktuaria dalam pelaksanaan dan pendampingan masyarakat.
Kegiatan ini bertujuan mengenalkan cara memahami, mengolah, dan menyajikan data sosial ekonomi desa dalam bentuk visual yang menarik dan mudah dipahami. Data yang diperkenalkan mencakup kependudukan, pendidikan, pekerjaan, sarana dan prasarana, topografi, serta berbagai informasi sosial ekonomi lainnya yang dapat membantu masyarakat mengenali kondisi dan potensi Desa Badransari.
Ketua Tim PkM, Muklas Rivai, S.Stat., M.Si., mengatakan kemampuan memahami data dan mengubahnya menjadi informasi visual merupakan keterampilan yang penting untuk dikembangkan sejak dini, terutama bagi generasi muda.
“Harapannya setelah pelatihan ini dilaksanakan, masyarakat dapat mulai belajar mengenai data dan infografis untuk perkembangan desa ke depannya, terutama bagi pemuda-pemudi dan anak-anak desa sebagai penerus Desa Badransari,” ujar Muklas.
Pelatihan diikuti oleh Kepala Desa Badransari Bapak Wibowo, S.H., perangkat desa, karang taruna, kader posyandu, kelompok sadar wisata, warga Desa Badransari, tim dosen PkM, serta mahasiswa KKN Rekognisi Periode-17 ITERA.
Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui pemahaman awal peserta. Materi kemudian disampaikan oleh mahasiswa Sains Aktuaria, Shifa Imani Sunarto, mulai dari pengenalan aplikasi desain, pencarian dan pemilihan data, hingga proses mengubah data menjadi infografis. Peserta juga mengikuti praktik pembuatan infografis berdasarkan data yang tersedia. Setelah pelatihan selesai, peserta mengerjakan post-test sebagai evaluasi pemahaman.
Tidak berhenti pada pelatihan, mahasiswa KKN Rekognisi juga menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh desa. Pada akhir kegiatan, Tim PkM menyerahkan satu bingkai berisi empat infografis data sosial ekonomi Desa Badransari kepada Pemerintah Desa Badransari. Infografis tersebut merupakan hasil karya mahasiswa KKN Rekognisi dan akan dipajang di Balai Desa sebagai media informasi bagi masyarakat maupun pengunjung.
Penyerahan dilakukan oleh Ketua Tim PkM, Muklas Rivai, S.Stat., M.Si., kepada Kepala Desa Badransari, Bapak Wibowo, S.H. Kehadiran infografis di Balai Desa diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi mengenai kondisi Desa Badransari melalui penyajian data yang lebih sederhana dan komunikatif.
Kepala Desa Badransari, Bapak Wibowo, S.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim PkM ITERA atas pelatihan yang telah diberikan. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi masyarakat sekaligus menghasilkan media informasi yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITERA. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga turut memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen ITERA sebagai Kampus Berdampak dalam mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung pengembangan masyarakat dan desa.***
