Mourinho Soroti Minim Apresiasi Usai Benfica Tekuk Napoli

banner 468x60

MENTARI NEWS— Pelatih Benfica, Jose Mourinho, kembali menjadi sorotan usai kemenangan timnya atas Napoli dalam laga kompetisi Eropa, Rabu (waktu setempat). Benfica menang tipis 1-0 melalui gol penalti Vangelis Pavlidis pada menit ke-34, hasil yang memperpanjang catatan tak terkalahkan tim asal Portugal tersebut menjadi delapan pertandingan di semua ajang.

Kemenangan itu sejatinya menempatkan Benfica dalam posisi yang solid, baik dari sisi performa maupun mental tim. Menghadapi Napoli yang berstatus juara Italia, Benfica tampil disiplin dan efektif, terutama dalam menjaga keseimbangan permainan sejak awal laga. Gol tunggal Pavlidis menjadi pembeda dalam pertandingan yang berjalan ketat dan penuh tekanan.

banner 336x280

Namun alih-alih merayakan hasil positif tersebut, Mourinho justru meluapkan kekecewaannya dalam konferensi pers seusai pertandingan. Pelatih berpengalaman asal Portugal itu menilai keberhasilan timnya tidak mendapatkan apresiasi yang sepadan dari media, khususnya pers lokal. Menurutnya, kemenangan atas tim besar seperti Napoli seharusnya mendapat sorotan lebih besar.

“Di sini kami mengalahkan juara Italia, tetapi jelas ini tidak diberi bobot yang seharusnya,” ujar Mourinho dalam pernyataannya kepada wartawan.

Mourinho juga menekankan bahwa kekuatan utama Benfica musim ini terletak pada soliditas tim, bukan pada ketergantungan terhadap satu atau dua pemain bintang. Ia menyebut sejumlah pemain muda seperti Gianluca Prestianni dan Andreas Schjelderup sebagai bagian penting dari proses pembangunan tim yang sedang berjalan. Dengan komposisi tersebut, Benfica dinilai mampu bersaing secara kolektif meski tidak dihuni nama-nama besar sepak bola Eropa.

Menurut Mourinho, pendekatan berbasis kerja tim menjadi kunci konsistensi Benfica sejauh ini. Ia menilai bahwa kemenangan tidak selalu harus diraih dengan permainan spektakuler, melainkan melalui kedisiplinan taktik, kerja keras, dan kemampuan memanfaatkan peluang. Hal tersebut, kata dia, tercermin jelas dalam laga melawan Napoli.

Hasil positif ini semakin memperkuat posisi Mourinho di Benfica, sekaligus menjadi sinyal bahwa klub tersebut tengah berada di jalur yang tepat dalam pengembangan tim. Meski demikian, kontroversi yang kembali dilontarkan Mourinho menunjukkan bahwa pelatih berusia 62 tahun itu tetap kritis terhadap lingkungan sekitarnya, termasuk peran media dalam membingkai keberhasilan timnya di level Eropa.***

banner 336x280