MENTARI NEWS- Persaudaraan Wanita Tionghoa Indonesia (Perwanti) Provinsi Lampung didorong untuk terus memperluas jaringan organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat peran perempuan dalam kegiatan sosial serta mendukung program pemberdayaan masyarakat.
Ketua Perwanti Pusat Helga Abraham mengatakan, Perwanti bukan sekadar wadah perkumpulan, tetapi juga ruang bagi perempuan untuk berkarya, berkontribusi, dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Perwanti itu adalah Persaudaraan Wanita Tionghoa Indonesia, di mana kita adalah wadah perkumpulan bagi wanita-wanita untuk terus berkarya, berbagi, dan menjadi manfaat bagi masyarakat, keluarga, dan bangsa kita,” ujar Helga, Kamis (21/5/2026).
Ia menekankan pentingnya penguatan struktur organisasi hingga daerah dengan koordinasi yang baik antara pengurus pusat dan provinsi. Hal ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola organisasi sekaligus mendorong kemandirian di berbagai bidang, termasuk sosial, ekonomi, dan budaya.
Sementara itu, Ketua Perwanti Provinsi Lampung Lis Linggarningsih menyatakan kesiapan pihaknya untuk memperluas kepengurusan hingga ke kabupaten dan kota di Lampung.
Menurutnya, perluasan struktur organisasi menjadi langkah strategis agar program-program Perwanti dapat menjangkau masyarakat lebih luas dan memberikan dampak nyata.
“Kalau di kota-kota di Lampung mau dibentuk Perwanti, bisa langsung ke saya atau sekretaris di Provinsi Lampung,” kata Lis.
Ke depan, Perwanti Lampung diharapkan mampu menghadirkan program-program yang lebih kreatif dan berdampak, khususnya di bidang pendidikan, sosial, pemberdayaan perempuan, serta pelestarian budaya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Lampung Christian Chandra menyampaikan apresiasi atas penguatan organisasi Perwanti di daerah.
Ia berharap Perwanti dapat bersinergi dengan PSMTI dalam berbagai program sosial dan kegiatan kemasyarakatan untuk memperkuat solidaritas antar komunitas di Lampung.***


















