Tingkatkan Kualitas Publikasi Akademik, IBN Pringsewu Resmi Berkolaborasi dengan PWI

banner 468x60

MENTARI NEWS- Institut Bakti Nusantara (IBN) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pringsewu melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang digelar di Kampus IBN Pringsewu, Kamis (6/8/2026).

Kerja sama tersebut menjadi langkah bersama dalam memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meningkatkan kompetensi jurnalistik, memperluas publikasi ilmiah dan kelembagaan, menyelenggarakan program pelatihan, magang mahasiswa, hingga memperkuat literasi media di lingkungan kampus.

banner 336x280

Institut Bakti Nusantara sendiri menaungi tiga perguruan tinggi, yakni STIT Pringsewu, STEBI Tanggamus, dan STIT Multazam.

Prosesi penandatanganan MoU disaksikan langsung oleh Wakil Rektor II Institut Bakti Nusantara Dr. Miswan Gumanti, MBA., M.M. serta Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Lampung, Almira Nabila Fauzi.

Usai penandatanganan kerja sama, kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan Dasar Jurnalistik bertema “Membangun Kompetensi Menulis Berita yang Akurat, Berimbang, Berkualitas, dan Beretika di Era Digital.”

Pelatihan menghadirkan dua narasumber dari Pengurus PWI Provinsi Lampung, yakni Minizar dan M. Furqon, yang membekali peserta dengan materi mengenai teknik penulisan berita, etika jurnalistik, hingga tantangan dunia pers di era digital.

Ketua PWI Kabupaten Pringsewu, Joko Sulistiyo, mengapresiasi terjalinnya kemitraan yang selama ini telah dibangun bersama Institut Bakti Nusantara beserta perguruan tinggi di bawah naungannya.

Ia menyebut kerja sama tersebut menjadi bukti bahwa dunia pers dan perguruan tinggi memiliki visi yang sama dalam mencerdaskan masyarakat melalui penyebaran informasi yang berkualitas, akurat, dan beretika.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang telah terbangun dengan Institut Bakti Nusantara dan terus berkembang hingga hari ini bersama STIT Pringsewu, STEBI Tanggamus, dan STIT Multazam,” ujar Joko Sulistiyo.

Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan terus berkembang melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, hingga peningkatan kompetensi jurnalistik bagi mahasiswa maupun dosen.

“Kami berharap kerja sama ini terus berkembang melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, dan peningkatan kompetensi jurnalistik bagi mahasiswa maupun dosen,” harapnya.

Mewakili Rektor Institut Bakti Nusantara, Wakil Rektor II Dr. Miswan Gumanti, MBA., M.M. menegaskan bahwa kemampuan jurnalistik kini menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki civitas akademika di tengah pesatnya transformasi digital.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berkewajiban menghasilkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga harus mampu menyampaikan berbagai capaian tersebut kepada publik melalui pemberitaan yang profesional.

“Oleh karena itu, kolaborasi bersama PWI menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa dalam menghasilkan karya jurnalistik yang profesional, sekaligus memperkuat citra positif institusi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPD RI asal Lampung, Almira Nabila Fauzi, menilai literasi media menjadi salah satu kemampuan yang wajib dimiliki generasi muda dalam menghadapi derasnya arus informasi di era digital.

Ia mengatakan kemampuan menyusun informasi secara akurat, bertanggung jawab, dan beretika merupakan bagian penting dalam membangun masyarakat yang cerdas sekaligus menangkal penyebaran informasi palsu.

“Saya mengapresiasi kolaborasi antara Institut Bakti Nusantara, PWI, dan berbagai perguruan tinggi yang menghadirkan ruang pembelajaran bagi mahasiswa agar mampu menjadi penyampai informasi yang kritis, berintegritas, serta mampu melawan penyebaran hoaks melalui karya jurnalistik yang berkualitas,” kata Almira Nabila Fauzi.

Melalui kerja sama tersebut, Institut Bakti Nusantara dan PWI Pringsewu berharap dapat mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan jurnalistik yang profesional, kritis, dan beretika sesuai kebutuhan dunia digital saat ini.***

banner 336x280