Puisi Muhammad Alfariezie Dinilai Bangun Refleksi Universal tentang Cinta, Waktu, dan Kehilangan Daerah|July 10, 2026by Melda MENTARI NEWS- Puisi-puisi Muhammad Alfariezie menunjukkan karakter yang dalam pembacaan Juan Carlos
Kritikus Nilai Puisi Muhammad Alfariezie Lebih Mengandalkan Simbol daripada Narasi Personal Daerah|July 9, 2026by Melda MENTARI NEWS- Meninjau puisi-puisi hebat penyair terpopuler 2026 ini akan lebih tepat
Kritik Sastra: Puisi Muhammad Alfariezie Hadirkan Simbol Alam, Spiritualitas, dan Sindiran Sosial Daerah|July 8, 2026by Melda MENTARI NEWS- Muhammad Alfariezie melalui rangkaian puisi tahun 2025–2026 menghadirkan kecenderungan estetik
Bahasa Kasar, Kritik Tajam, Membongkar Makna “Hantam Goblok yang Kejam” Daerah|April 29, 2026by Melda MENTARI NEWS- Puisi “Hantam Goblok yang Kejam” (2025) merupakan karya dari seorang
Membaca Ketimpangan Lewat Puisi: Telaah Karya Muhammad Alfariezie Daerah|April 24, 2026by Melda MENTARI NEWS- Puisi Dengki Elit Politik menegaskan posisi Muhammad Alfariezie sebagai salah
Isbedy dan Syaifuddin Gaungkan Sastra di TikTok Lewat Syair Lebaran Daerah|April 5, 2026by Melda MENTARI NEWS- Dunia sastra kembali menemukan ruang baru di era digital. Melalui
TikTolk Talk: Dua Penyair Indonesia Hadirkan Puisi dan Diskusi Seru Daerah|January 24, 2026by Melda MENTARI NEWS- Setelah sukses menggelar baca puisi dua penyair asal Kendari Syaifuddin
Jalan Edeilweis: Metafora Perjalanan Pengetahuan dan Risiko Eksistensial Daerah|December 30, 2025by Melda MENTARI NEWS- Puisi Jalan Edeilweis karya Muhammad Alfariezie menghadirkan refleksi mendalam tentang
Ambiguitas yang Disulam: Kenapa Puisi Muhammad Alfariezie Bikin Pembacanya Overthinking Semalaman? Daerah|November 25, 2025by Melda MENTARI NEWS- Puisi “Malam Menyulam Perpisahan” karya Muhammad Alfariezie lagi ramai diperbincangkan
Dengan Puisi Hikayat Sinar yang Disangkal, Muhammad Alfariezie Hadirkan Liris Kontemplatif yang Mendalam Daerah|November 24, 2025by Melda MENTARI NEWS– Puisi Hikayat Sinar yang Disangkal karya Muhammad Alfariezie menghadirkan lanskap