MENTARI NEWS- BTN Syariah Kantor Cabang Bandar Lampung menutup akhir tahun 2025 dengan gebrakan besar melalui program SMART (Sinergi Membangun Aspirasi Rumah Tumbuh). Program ini bukan sekadar rangkaian acara, tetapi langkah strategis yang menggabungkan aspek sosial, kesehatan, hingga kepemilikan rumah berbasis prinsip syariah—membentuk ekosistem perumahan rakyat yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Di tahap awal, program SMART dibuka dengan kegiatan khitanan massal yang diikuti oleh 20 anak bekerja sama dengan Rumah Sunat Khitan Lampung. Aksi sosial ini menjadi manifestasi kepedulian BTN Syariah terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama keluarga dari kalangan ekonomi menengah bawah.
Kegiatan berlanjut dengan Private Gathering Developer, yang mempertemukan BTN Syariah dengan para pengembang penerima fasilitas Konstruksi Yasa Griya (KYG). Dalam forum ini, peserta tidak hanya membahas strategi pembiayaan, tetapi juga mendapatkan layanan medical check up gratis serta mengikuti talkshow kesehatan bertema “Beat of Prosperity: Jantung Sehat, Bisnis Kuat”. Pesannya jelas: kesehatan pelaku usaha adalah modal utama untuk keberlanjutan ekosistem bisnis properti.
Puncak acara berlangsung megah di Hotel Holiday Inn Bandar Lampung, Sabtu (6/12/2025), dengan digelarnya akad massal KPR subsidi syariah yang diikuti oleh 200 nasabah dari 40 developer dan 43 proyek perumahan. Total realisasi pembiayaan mencapai Rp32 miliar—angka yang mencerminkan tingginya kebutuhan hunian layak dan terjangkau di Lampung.
Di kesempatan yang sama, BTN Syariah Bandar Lampung meraih penghargaan nasional atas pertumbuhan realisasi KPR subsidi tertinggi sepanjang 2025, menegaskan posisinya sebagai salah satu motor penggerak perumahan rakyat nasional.
Branch Manager BTN Syariah Bandar Lampung, Asti Kumala Putri, menegaskan bahwa program SMART dirancang untuk memperkuat sinergi antara bank, pengembang, dan masyarakat.
“BTN Syariah tidak hanya fokus pada pencapaian bisnis, tetapi juga pada manfaat sosial dan edukasi. Ini bagian dari tanggung jawab kami untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Ketua DPD Himperra Lampung, Ir. H. Tri Joko Margono, memberikan apresiasi tinggi terhadap program SMART. Ia menilai program ini mampu meningkatkan kolaborasi dan kepercayaan antara pengembang dan perbankan syariah, yang sangat penting bagi pengembangan perumahan rakyat.
“Program ini menunjukkan komitmen nyata BTN Syariah. Tidak hanya memberi dukungan pembiayaan, tetapi juga penguatan SDM dan kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan bahwa Himperra mencatat prestasi sebagai asosiasi dengan penyerapan proyek terbesar kedua se-Provinsi Lampung, meski baru berusia lima tahun. Dari 40 developer yang berpartisipasi dalam akad massal, 40 persennya merupakan anggota Himperra.
“Semoga sinergi ini bernilai ibadah. Pelan tapi pasti, kita hijrah bersama Himperra dan BTN Syariah,” tambahnya.
Memasuki tahun 2026, BTN Syariah Bandar Lampung menargetkan posisi kokoh sebagai market leader KPR subsidi di Lampung. Langkah ini sejalan dengan komitmen nasional dalam menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah—membangun harapan baru bagi ribuan keluarga yang mendambakan rumah pertama mereka.***



















