Bulog Lampung Selatan Jamin Stok Pangan Aman Jelang Nataru

banner 468x60

MENTARI NEWS – Perum Bulog Kantor Cabang Lampung Selatan memastikan ketersediaan stok pangan strategis di wilayah Lampung Selatan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Jaminan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bulog Lampung Selatan, Fedrial Farhan, menyusul meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat menjelang akhir tahun.

Fedrial menjelaskan, Bulog Lampung Selatan saat ini menguasai stok beras dalam jumlah besar yang siap digunakan sewaktu-waktu untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran. Stok tersebut dinilai cukup tidak hanya untuk kebutuhan Nataru, tetapi juga untuk mengantisipasi lonjakan permintaan hingga bulan Ramadan dan Idulfitri 2026 mendatang. Dengan kondisi tersebut, masyarakat diminta tidak khawatir terhadap potensi kelangkaan maupun kenaikan harga bahan pokok.

banner 336x280

“Saat ini stok beras yang dikuasai Bulog Lampung Selatan mencapai sekitar 29.628 ton. Jumlah ini sangat cukup dan siap kami gunakan sebagai instrumen stabilisasi melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) apabila diperlukan,” ujar Fedrial Farhan.

Selain menjaga ketersediaan stok, Bulog Lampung Selatan juga telah menuntaskan penyaluran Bantuan Pangan sesuai instruksi Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk alokasi Oktober dan November 2025. Bantuan tersebut disalurkan kepada sekitar 104.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh wilayah Lampung Selatan. Setiap KPM menerima bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng yang diharapkan dapat membantu kebutuhan rumah tangga menjelang akhir tahun.

Dalam dua tahap penyaluran tersebut, masing-masing KPM memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per tahap. Dengan demikian, total bantuan yang diterima setiap keluarga mencapai 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menahan laju inflasi pangan di tingkat lokal.

Tidak hanya beras, Bulog Lampung Selatan juga menyiapkan stok komoditas pangan lainnya untuk mendukung kebutuhan masyarakat. Saat ini tersedia stok minyak goreng sebanyak 4.800 liter dan gula pasir sekitar 3 kuintal, serta direncanakan akan ada tambahan pasokan gula sekitar 1,5 ton dalam waktu dekat. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi selama libur sekolah dan meningkatnya mobilitas masyarakat dari luar daerah ke Lampung Selatan.

Fedrial menegaskan, Bulog terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan harga dari hulu hingga hilir. Di tingkat petani, Bulog memastikan harga gabah dan beras sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), sementara di tingkat konsumen harga bahan pokok dijaga agar tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan stabilitas pangan yang berkelanjutan dan mendukung ketahanan ekonomi masyarakat Lampung Selatan.***

banner 336x280