Doa dari Balik Jeruji: Lapas Kalianda Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan dan Kemajuan Bangsa

banner 468x60

MENTARI NEWS– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda menggelar kegiatan doa bersama di Masjid At-Taubah, Senin (1/9/2025), sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian insan pemasyarakatan terhadap keselamatan, kedamaian, serta kemajuan bangsa Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk memperkuat ikatan spiritual dan moral di lingkungan lapas.

Kepala Lapas Kalianda, Beni Nurrahman, membuka kegiatan dengan sambutan hangat yang menekankan pentingnya kebersamaan, kekompakan, dan semangat cinta tanah air di kalangan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) maupun staf lapas. “Doa ini menjadi momentum bagi kita semua, bahwa meskipun berada di balik jeruji, kita tetap memiliki kepedulian yang besar terhadap nasib bangsa dan negara,” ujar Beni.

banner 336x280

Acara doa bersama ini dipimpin oleh pemuka agama setempat dan diikuti secara khidmat oleh seluruh pejabat struktural, staf administrasi, dan warga binaan. Suasana penuh haru dan khusyuk mewarnai jalannya kegiatan, di mana setiap doa dipanjatkan dengan penuh kesungguhan untuk keselamatan bangsa, keamanan masyarakat, dan kemajuan Indonesia di segala bidang.

Selain doa, Kalapas Kalianda juga memberikan pesan kepada WBP mengenai pentingnya pembinaan diri, refleksi spiritual, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya simbol formalitas, tetapi wujud nyata partisipasi warga binaan dalam menjaga semangat persatuan dan kepedulian terhadap lingkungan sosial di luar lapas.

“Doa ini menjadi salah satu cara kami berkontribusi meski terbatas ruang dan waktu. Semoga ikhtiar spiritual ini bisa membawa keberkahan, menenangkan hati, dan memberi energi positif bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tambah Beni.

Kegiatan ini berjalan tertib dengan pengawasan petugas lapas, memastikan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh peserta. Doa bersama di Lapas Kalianda juga diharapkan menjadi contoh bagi lapas lain di Indonesia, bahwa pembinaan spiritual dan kepedulian terhadap bangsa bisa dilaksanakan di mana pun, termasuk di dalam lembaga pemasyarakatan.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan negara, ketentraman masyarakat, dan kesejahteraan seluruh warga negara Indonesia. Para peserta berharap agar momentum ini terus diulang dan menjadi bagian dari budaya positif di lingkungan lapas.***

banner 336x280