MENTARI NEWS– Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pringsewu merayakan HUT ke-26 dengan semangat kebersamaan dan refleksi diri pada Selasa (9/12/2025) di Aula Utama Kantor Bupati Pringsewu. Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Ir. M. Andi Purwanto, S.T., M.T., mewakili Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, serta jajaran pemerintah daerah, organisasi wanita instansi pemerintahan, dan sejumlah organisasi wanita yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pringsewu.
Dalam sambutannya, Sekda Andi Purwanto mengajak seluruh anggota DWP untuk menjadikan momen ulang tahun ini sebagai sarana introspeksi diri, bersyukur, sekaligus memaksimalkan pengembangan potensi masing-masing anggota guna menyongsong Indonesia Emas 2045. Ia menekankan bahwa keberadaan DWP memiliki peran strategis dalam menunjang tugas suami sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus membangun ketahanan keluarga.
“Perempuan, khususnya anggota DWP, adalah aktor kunci dalam rumah tangga sebagai pendidik pertama anak-anak dan juga pilar penting pembangunan masyarakat serta bangsa. Dalam konteks mendukung suami, istri berperan sebagai motivator utama agar suami dapat menjalankan tugasnya secara maksimal,” ujar Andi. Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas diri anggota DWP sangat penting untuk menghadapi isu-isu sosial dan meningkatkan kompetensi agar selaras dengan tema HUT tahun ini, yakni “Peran Strategis DWP Dalam Pendidikan Anak Bangsa Untuk Indonesia Emas 2045.”
Sekda juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan organisasi seperti DWP untuk menjawab tantangan pembangunan. “Kita perlu bergandengan tangan dalam program prioritas daerah, mulai dari pendidikan, ekonomi, sosial, hingga ketahanan keluarga. Penanaman nilai-nilai kebaikan dan keteladanan menjadi fondasi penting agar setiap program dapat berdampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Penasehat DWP Kabupaten Pringsewu, Ny. Rahayu Riyanto, mengungkapkan harapannya agar DWP terus berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ia menyoroti peran vital anggota DWP, tidak hanya sebagai pendamping suami, tetapi juga sebagai motor penggerak keluarga dan masyarakat. Di era transformasi digital dan tantangan global, penguatan organisasi menjadi penting untuk membekali anggota dengan sumber daya manusia (SDM) yang tangguh dan berdaya saing tinggi.
“Oleh karena itu, saya mengimbau agar anggota terus meningkatkan sinergi, kolaborasi, serta menjaga kekompakan. Fokus pada kegiatan edukatif, pelatihan keterampilan, dan peningkatan kualitas SDM akan membuat DWP lebih siap menghadapi tantangan. Persatuan adalah kunci kekuatan organisasi,” ujar Ny. Rahayu. Ia optimis, dengan semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi, DWP Kabupaten Pringsewu mampu membangun organisasi yang modern, profesional, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Ketua DWP Kabupaten Pringsewu, Ny. Nisma Andi, menambahkan bahwa perjalanan 26 tahun DWP menunjukkan kekuatan perempuan dalam transformasi sosial. Dengan semangat gotong royong dan pelayanan, DWP terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kualitas keluarga Indonesia. HUT ke-26 menjadi momentum memperkuat komitmen, memperluas manfaat organisasi, dan meningkatkan sinergi untuk mendukung Indonesia yang lebih maju.
“Semoga Dharma Wanita Persatuan semakin matang dalam visi, kuat dalam peran, dan luas dalam manfaat. Mari kita rawat kebersamaan ini dengan cinta, jaga amanah organisasi, dan jalani peran dengan sepenuh hati,” ucap Ny. Nisma.
Acara HUT ke-26 DWP juga diwarnai prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Perayaan ini menjadi wujud nyata apresiasi terhadap kontribusi perempuan dalam pembangunan daerah, sekaligus menegaskan peran strategis DWP dalam pendidikan anak bangsa dan penguatan kualitas keluarga sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.***



















