Mahasiswa Lampung Gelar Aksi Damai dengan 13 Tuntutan Strategis, Gubernur Ahmad Mirzani Dukung Aspirasi Rakyat

banner 468x60

MENTARI NEWS– Senin, 1 September 2025, ratusan mahasiswa bersama berbagai elemen masyarakat Lampung berkumpul di Sekretariat DPRD Provinsi Lampung untuk menggelar aksi damai yang mengusung 13 tuntutan strategis. Aksi ini menegaskan peran generasi muda dan masyarakat sipil dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, dan perbaikan tata kelola pemerintahan demi kesejahteraan rakyat.

Rangkaian tuntutan yang disampaikan oleh massa aksi meliputi:

banner 336x280

1. Pengesahan RUU Perampasan Aset untuk menindaklanjuti aset negara yang bermasalah.
2. Transparansi dan evaluasi tunjangan DPRD agar penggunaan anggaran publik dapat dipertanggungjawabkan.
3. Evaluasi dan pemberhentian menteri-menteri yang terindikasi bermasalah, untuk menjaga integritas kabinet.
4. Pemecatan kader partai yang terlibat kasus hukum sebagai bentuk penegakan etika politik.
5. Desakan agar Kapolri mundur terkait beberapa kasus penanganan hukum yang kontroversial.
6. Efisiensi anggaran di sektor pendidikan dan kesehatan agar dana publik dapat lebih tepat sasaran.
7. Kenaikan gaji guru dan tenaga kesehatan sebagai bentuk penghargaan terhadap peran penting mereka dalam pembangunan sumber daya manusia.
8. Pembebasan lahan rakyat yang selama ini terdampak oleh kebijakan pembangunan tanpa kompensasi yang adil.
9. Pengukuran ulang lahan SGC untuk memastikan keadilan bagi masyarakat terdampak.
10. Mendesak Kapolda Lampung dan Kejaksaan Tinggi segera menindaklanjuti polemik SGC.
11. Perlindungan hukum terhadap masyarakat yang terdampak kebijakan pemerintah.
12. Peninjauan ulang proyek-proyek strategis yang dianggap merugikan publik.
13. Penyusunan laporan evaluasi publik terkait program pemerintah daerah dan pusat.

Dalam aksi yang berlangsung tertib tersebut, mahasiswa menekankan bahwa tuntutan mereka bukan sekadar kepentingan kelompok atau mahasiswa semata, melainkan suara rakyat yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat maupun daerah.

Gubernur Lampung, Ahmad Mirzani Djausal, turun langsung menemui massa aksi dan menyampaikan apresiasi serta dukungan terhadap aspirasi yang disuarakan. “Saya berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang ikut dalam aksi ini. Saya berharap aksi ini tetap berjalan kondusif dan damai. Aspirasi adik-adik akan kami perjuangkan dan sampaikan kepada Presiden agar mendapat perhatian serius,” ujar Ahmad Mirzani di lokasi aksi.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung. “Mari kita jaga Lampung tetap aman. Tunjukkan bahwa Lampung tidak diam dalam menanggapi persoalan penting. Saya berharap semua peserta aksi tetap menjaga ketertiban sehingga aspirasi dapat tersampaikan dengan baik tanpa menimbulkan gangguan,” imbuhnya.

Aksi damai ini berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian, memastikan keamanan bagi peserta aksi maupun masyarakat sekitar. Massa aksi juga berjanji akan terus mengawal tuntutan mereka hingga ada langkah nyata dari pemerintah dalam menindaklanjuti setiap poin yang disuarakan. Selain itu, para mahasiswa mengadakan orasi dan dialog terbuka dengan perwakilan DPRD Lampung untuk memastikan setiap aspirasi tercatat dan menjadi perhatian.

Dengan pelaksanaan aksi damai yang tertib dan sistematis, mahasiswa Lampung menunjukkan bahwa penyampaian aspirasi dapat dilakukan dengan cara yang konstruktif, menghormati hukum, dan tetap menjaga ketertiban umum, sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperkuat partisipasi masyarakat terhadap pengambilan keputusan pemerintah.***

banner 336x280