MENTARI NEWS- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan pelayanan penyeberangan di Dermaga Eksekutif (Express) 1 Pelabuhan Merak kembali berjalan normal sejak Rabu dini hari (21/10/2026), setelah sebelumnya terdampak insiden kebakaran KMP Batumandi.
Pemulihan layanan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan keselamatan penumpang, kesiapan armada, serta kondisi operasional di lapangan.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyelamatan dan evakuasi penumpang saat insiden terjadi.
Pihak-pihak tersebut meliputi kapal nelayan, operator kapal swasta, serta instansi terkait yang berkoordinasi dalam penanganan kejadian.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergerak cepat membantu proses penyelamatan dan evakuasi penumpang KMP Batumandi. Dukungan kapal nelayan, operator kapal swasta, serta koordinasi seluruh instansi terkait menjadi bagian penting dalam penanganan insiden ini. Sinergi tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam memastikan keselamatan pengguna jasa,” ujar Heru.
Operasional Kapal Kembali Berjalan
ASDP menyebut operasional kapal pertama di Dermaga Express 1 kembali dimulai menggunakan jadwal standar pukul 02.25 WIB, dengan keberangkatan pada pukul 03.38 WIB.
Pada malam sebelumnya, layanan dioperasikan menggunakan dua kapal sebagai bagian dari penyesuaian operasional pascainsiden.
Sementara itu, untuk Rabu (21/10/2026) siang, ASDP menyiapkan pola operasi dengan empat kapal guna mendukung pemulihan kapasitas layanan dan menjaga kelancaran arus penyeberangan.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa penyesuaian operasional dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi aktual di lapangan, kesiapan armada, serta fasilitas pendukung.
“Fokus kami adalah memastikan pelayanan penyeberangan kembali berjalan dengan baik, sekaligus memastikan penumpang yang terdampak memperoleh penanganan sesuai kebutuhan. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memantau kondisi operasional dan memastikan setiap tahapan pemulihan berjalan dengan cermat,” jelas Windy.
Tiga Penumpang Masih Dirawat
Selain memulihkan layanan penyeberangan, ASDP memastikan penanganan terhadap penumpang yang terdampak insiden tetap menjadi perhatian.
Pada malam kejadian, perusahaan turut memfasilitasi penyediaan makanan bagi pengguna jasa. Sejumlah penumpang juga mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit KS dan Puskesmas Merak.
Berdasarkan perkembangan penanganan yang disampaikan perusahaan, tiga penumpang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit KS, sementara beberapa penumpang lainnya telah diperbolehkan pulang.
ASDP terus berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan untuk memantau kondisi para penumpang dan memastikan kebutuhan penanganan medis terpenuhi.
Keselamatan Tetap Menjadi Prioritas
ASDP menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan menjadi prioritas utama dalam setiap layanan penyeberangan. Perusahaan menyatakan akan melanjutkan proses pemulihan dan tindak lanjut pascainsiden secara terukur sesuai prosedur yang berlaku.
Pemulihan operasional di Dermaga Express 1 diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, dengan tetap memperhatikan kesiapan armada dan keselamatan pengguna jasa.***














