Pejabat Tanggamus Viral Main Game Saat Bupati Memberi Amanat

banner 468x60

MENTARI NEWS- Dunia maya dihebohkan oleh perilaku seorang pejabat di Kabupaten Tanggamus yang kedapatan bermain game online saat Bupati memberikan amanat resmi. Video yang beredar memperlihatkan Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tanggamus, Beni, asyik memainkan game “Mobile Legend” di ponselnya, sementara Bupati sedang menyampaikan pidato penting di hadapan jajaran pejabat pemerintah, Jumat (19/12/2025).

Insiden ini memicu kritik dari masyarakat dan pengamat birokrasi, karena dianggap mencerminkan ketidakprofesionalan serta kurangnya etika seorang pejabat publik. Dalam video viral tersebut, terlihat jelas pejabat bersangkutan fokus pada layar ponsel, tanpa menoleh atau menunjukkan perhatian terhadap amanat yang sedang disampaikan oleh pimpinan daerah.

banner 336x280

Seorang tokoh masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya menyayangkan perilaku tersebut. “Itu pejabat yang tidak benar dan tidak bertanggung jawab. Masa Bupati masih menyampaikan pidatonya, malah dia main game. Saya atas nama masyarakat berharap pihak pemerintah Kabupaten Tanggamus menindak tegas pejabat seperti itu dan tidak memberikan tugas yang pokok. Kami kecewa, seorang pejabat publik seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat,” ujarnya.

Kejadian ini bukan hanya soal etika, tetapi juga berdampak pada citra pemerintah daerah. Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak fokus saat kegiatan resmi berpotensi menurunkan disiplin organisasi dan menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap komitmen birokrasi. Para pengamat menilai, perilaku seperti ini bisa menjadi preseden buruk jika tidak segera ditindak tegas oleh instansi terkait.

Kepala Kesbangpol Tanggamus hingga saat ini belum memberikan klarifikasi resmi terkait video yang viral. Sementara itu, sejumlah pihak mendorong agar Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tanggamus memperkuat mekanisme pengawasan internal, sehingga pejabat yang bertugas dalam acara resmi benar-benar menunaikan tanggung jawab mereka dengan penuh keseriusan.

“ASN dan pejabat publik harus memahami bahwa posisi mereka bukan sekadar jabatan formal, tetapi juga kepercayaan masyarakat. Fokus dan disiplin dalam setiap kegiatan resmi adalah kewajiban mutlak,” kata seorang pengamat birokrasi dari Lampung.

Kasus ini menjadi peringatan bagi seluruh pejabat di Kabupaten Tanggamus untuk menjaga wibawa, disiplin, dan profesionalisme dalam setiap kesempatan. Selain itu, masyarakat juga berharap tindakan tegas dilakukan agar insiden serupa tidak terulang di masa depan, menjaga kredibilitas pemerintah daerah dan kepercayaan publik.***

banner 336x280

News Feed