Pemprov Lampung Siap Bersinergi Tangani Jembatan Rusak di Pematang Sawa demi Keselamatan Pelajar

banner 468x60

MENTARI NEWS– Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam menangani jembatan rusak di Pekon Tampang Muda, Kecamatan Pematang Sawa, yang baru-baru ini viral di media sosial. Video yang memperlihatkan pelajar harus menyeberangi jembatan rapuh yang membahayakan keselamatan mereka telah menjadi sorotan publik, memicu kekhawatiran luas, termasuk perhatian langsung dari Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menyampaikan bahwa Gubernur Lampung langsung memberikan arahan agar seluruh jajaran terkait melakukan koordinasi cepat dengan Pemkab Tanggamus. “Pak Gubernur menaruh perhatian serius terhadap kondisi ini. Beliau menekankan pentingnya langkah gotong royong antarpemerintah agar solusi bisa segera dihadirkan, sehingga keselamatan warga dan pelajar bisa terjamin,” ujar Taufiq, Jumat (29/8/2025).

banner 336x280

Langkah cepat Pemkab Tanggamus melalui Dinas PUPR yang melakukan peninjauan lapangan dan menyiapkan rencana pembangunan jembatan sementara mendapat apresiasi dari Pemprov Lampung. Taufiq menekankan bahwa kolaborasi ini meliputi perencanaan teknis hingga pencarian alternatif pendanaan agar jembatan bisa segera diperbaiki. “Kami melihat Pemkab Tanggamus sudah bergerak cepat. Pemprov tentu mendukung upaya ini dan siap memperkuat koordinasi agar pembangunan jembatan berjalan lancar, aman, dan tepat waktu,” jelasnya.

Perhatian Gubernur Lampung terhadap kasus ini sejalan dengan komitmen beliau dalam mendukung akses pendidikan di daerah pelosok. Infrastruktur yang aman, kata Taufiq, adalah kunci agar anak-anak tidak terganggu dalam proses belajar mereka. “Bagi Pak Gubernur, akses pendidikan yang aman adalah prioritas utama. Beliau tidak ingin anak-anak sekolah di pelosok terhambat hanya karena keterbatasan infrastruktur,” tambah Taufiq.

Selain itu, Pemprov Lampung juga menegaskan pentingnya komunikasi aktif dengan masyarakat setempat agar solusi yang diambil tepat sasaran. Dengan melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan pihak sekolah, pembangunan jembatan diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik, tetapi juga memperkuat rasa aman dan nyaman bagi para pelajar.

Harapan bersama dari Pemprov Lampung dan Pemkab Tanggamus adalah, dengan semangat kolaborasi yang kuat, masalah jembatan ini dapat segera diatasi. Anak-anak Pekon Tampang Muda pun dapat menempuh perjalanan ke sekolah tanpa rasa takut atau cemas, dan akses pendidikan yang menjadi hak setiap warga tetap terjamin.***

banner 336x280