Penulis Muda Bandar Lampung Luncurkan Manuskrip Horor “Dusun Keramat Desa Sumber Muncul”, Cari Donatur untuk Penerbitan

banner 468x60

MENTARI NEWS— Dunia literasi Indonesia kembali diguncang oleh karya penulis muda berbakat asal Bandar Lampung, Muhammad Alfariezie. Dikenal sebagai jurnalis sekaligus penyair produktif, Alfariezie kerap menghadirkan karya yang memikat dan sarat pesan sosial, sehingga menarik perhatian para akademisi dan pecinta sastra dari berbagai kalangan.

Kini, ia kembali menorehkan prestasi dengan manuskrip novel horor terbarunya berjudul Dusun Keramat Desa Sumber Muncul. Naskah ini menghadirkan kisah kelam yang sarat misteri di balik proyek pemerintah yang gagal, berubah menjadi tempat angker penuh tragedi yang menimbulkan ketegangan psikologis dan metaforis bagi pembaca.

banner 336x280

Dalam wawancara eksklusif, Alfariezie mengungkapkan tantangannya dalam memperkenalkan karya ini. “Saya memiliki keterbatasan waktu dan jaringan untuk memperkenalkan manuskrip ini secara luas. Harapannya, publikasi ini bisa menjaring donatur yang bersedia membantu penerbitan agar Dusun Keramat Desa Sumber Muncul bisa dicetak dan tersebar, meski awalnya hanya untuk skala industri lokal,” ujarnya, Selasa (14/10/2025).

Novel ini menampilkan narasi horor yang padat dan simbolisme sosial yang dalam. Alfariezie menceritakan kisah Heru, seorang kepala proyek yang skeptis terhadap hal-hal mistis, namun perlahan menyaksikan kejanggalan yang menghantui proyeknya, mulai dari anak buahnya yang kesurupan hingga munculnya lingkaran pocong di dalam hutan proyek yang gelap dan misterius.

Tragedi bermula dari Sahrudin, seorang pemborong proyek yang mencoba memanfaatkan kekuatan mistis pocong untuk memperkuat kharisma dan memenangkan tender. Keserakahannya justru berakhir tragis, menewaskan dua anaknya serta istrinya yang cantik, meninggalkan trauma mendalam bagi Heru dan seluruh pekerja proyek. Cerita ini menyuguhkan horor bukan hanya dari aspek supranatural, tetapi juga sebagai refleksi kritik sosial mengenai keserakahan, kekuasaan, dan kehancuran moral manusia.

Alfariezie menambahkan, “Novel ini bukan sekadar cerita horor biasa. Lewat Dusun Keramat, saya ingin pembaca merasakan ketegangan psikologis sekaligus memaknai pesan sosial tentang keserakahan dan konsekuensinya.”

Muhammad Alfariezie dikenal luas sebagai jurnalis dan penyair yang karyanya sering membahas tema eksistensial, sosial, dan kritik budaya. Beberapa puisinya telah menjadi bahan analisis dalam kajian sastra postmodernisme. Dusun Keramat Desa Sumber Muncul menjadi karya fiksi kedua setelah sukses dengan manuskrip puisi Mati Dalam Sunyi, yang juga mendapat sorotan positif dari komunitas sastra lokal dan nasional.

Seiring rilis manuskrip ini, Alfariezie mengajak masyarakat, pecinta sastra, dan para donatur potensial untuk mendukung penerbitan novel horor yang diyakini akan menjadi karya fenomenal di kancah sastra Indonesia. Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya membantu pencetakan buku, tetapi juga menumbuhkan budaya literasi dan minat baca di kalangan generasi muda, khususnya di Lampung.

Dengan kekuatan narasi, atmosfer mencekam, dan pesan sosial yang kuat, Dusun Keramat Desa Sumber Muncul siap menjadi salah satu karya horor lokal yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menyentuh kesadaran kritis pembaca.***

banner 336x280