Polisi Kumpulkan Bukti dan Saksi Ungkap Pencurian Motor di Lampung Selatan

banner 468x60

MENTARI NEWS- Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjung Bintang terus mempercepat proses penyelidikan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) sepeda motor yang terjadi di sebuah dealer Honda di wilayah tersebut. Sejumlah langkah taktis telah dilakukan guna mengungkap pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

Hingga saat ini, penyidik fokus pada pendalaman keterangan para saksi serta analisis rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Rekaman tersebut menjadi salah satu bukti penting yang tengah ditelusuri untuk mengidentifikasi pelaku.

banner 336x280

Selain itu, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lampung Selatan turut melakukan evaluasi dan analisa lanjutan guna memperkuat konstruksi perkara serta memastikan seluruh petunjuk dapat terhubung dengan jelas.

Kapolsek Tanjung Bintang, Edi Qorinas, menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan secara sistematis dan terukur dengan melibatkan berbagai unsur teknis kepolisian.

“Setiap petunjuk di lapangan kami dalami, mulai dari keterangan saksi hingga rekaman CCTV dengan dukungan teknis tim forensik,” ujarnya.

Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Penelusuran CCTV diperluas ke beberapa titik strategis, termasuk jalur lalu lintas utama serta area permukiman yang diduga berkaitan dengan pergerakan pelaku.

Sementara itu, tim Inafis masih melakukan pendalaman dan analisis lanjutan terhadap bukti-bukti yang ada. Hasil analisis ini diharapkan dapat memperkuat petunjuk yang telah dikantongi penyidik untuk mengarah pada identitas pelaku.

Di tengah proses penyelidikan, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif membantu pengungkapan kasus. Informasi sekecil apa pun dari warga dinilai dapat menjadi petunjuk penting.

“Jika mengetahui hal mencurigakan yang berkaitan dengan kasus ini, segera laporkan,” tegas Kapolsek.

Masyarakat dapat menghubungi layanan kepolisian melalui nomor darurat 110 yang aktif 24 jam. Polisi berharap sinergi antara aparat dan masyarakat dapat mempercepat pengungkapan kasus serta menjaga situasi keamanan tetap kondusif di wilayah Lampung Selatan.***

banner 336x280