Tiga Pekon Baru Resmi Berdiri di Tanggamus, Langkah Bersejarah Menuju Pemerataan dan Pelayanan Publik yang Lebih Dekat

banner 468x60

MENTARI NEWS– Sejarah baru tercipta di Kabupaten Tanggamus. Tiga pekon (desa) baru resmi dimekarkan dan diresmikan langsung oleh Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., pada Senin (3/11/2025). Ketiga pekon tersebut adalah Pekon Rowosari dan Tanjung Sari di Kecamatan Sumberejo, serta Pekon Girimulyo di Kecamatan Ulubelu.

Peresmian ini tidak hanya menjadi momentum administratif, tetapi juga simbol komitmen pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan pelayanan publik hingga ke pelosok desa. Dengan pemekaran ini, Tanggamus menegaskan keseriusannya menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

banner 336x280

Prosesi peresmian digelar dengan khidmat di halaman Kantor Pekon Persiapan Rowosari, Kecamatan Sumberejo, sejak pukul 08.00 WIB. Acara berlangsung meriah dan penuh semangat gotong royong, dihadiri oleh ratusan warga dari berbagai penjuru kecamatan yang turut menyaksikan sejarah lahirnya tiga desa baru.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Tanggamus, dan Desaku yang Kucinta, disusul dengan pembacaan Peraturan dan Keputusan Bupati tentang pembentukan pekon baru. Kemudian dilanjutkan dengan prosesi pembukaan selubung peresmian, pelantikan pejabat sementara kepala pekon, dan doa bersama untuk keberkahan dan kemajuan wilayah baru ini.

Tiga pejabat yang resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Kepala Pekon Persiapan adalah Muirul Huda, S.Kom (Kasi Pendapatan Kecamatan Ulubelu) untuk Pekon Rowosari, Khusnun, S.Kom (Kasi Pemerintahan Kecamatan Sumberejo) untuk Pekon Tanjung Sari, dan Pria Saprodi, S.E. (Sekcam Ulubelu) untuk Pekon Girimulyo. Mereka diharapkan mampu menjalankan amanah sebagai pemimpin desa dengan semangat pelayanan, integritas, dan dedikasi tinggi.

Dalam sambutannya, Bupati Saleh Asnawi menegaskan bahwa pemekaran pekon bukanlah semata urusan birokrasi, melainkan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan dan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.

“Pemekaran pekon ini diharapkan dapat mempercepat kerja pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Ini langkah maju untuk pemerataan pembangunan di Kabupaten Tanggamus,” ujar Bupati Saleh Asnawi.

Bupati juga memberikan pesan mendalam kepada para penjabat kepala pekon agar bekerja dengan integritas dan ketulusan. Ia menekankan filosofi “kerja jalan lurus” yang berarti bekerja jujur, beretika, dan mengutamakan kepentingan rakyat.

“Kerja harus tulus, jangan coba-coba mencari rezeki dengan cara yang tidak halal. Kita sudah digaji oleh negara dari uang rakyat, maka bekerjalah untuk rakyat, dengan sepenuh hati dan penuh tanggung jawab,” tegasnya disambut tepuk tangan meriah warga yang hadir.

Pesan moral tersebut menjadi pengingat penting bagi aparatur pemerintahan desa untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan menjadikan jabatan sebagai ladang pengabdian, bukan keuntungan pribadi.

Selain itu, Bupati juga menaruh harapan besar agar ketiga pekon baru ini dapat menjadi model pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Ia menilai bahwa dengan semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat, desa-desa baru ini akan mampu tumbuh menjadi wilayah yang mandiri dan produktif.

“Pekon baru ini harus menjadi contoh, bagaimana pemerintahan yang jujur, terbuka, dan peduli bisa melahirkan kemajuan yang nyata,” tambah Bupati.

Peresmian tiga pekon ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala Biro OTDA Provinsi Lampung Drs. Suhendar Z., M.Si., Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus H. Trianto (Fraksi PAN), Abdul Haris Aziz (Fraksi PKB), dan Sri Nilawati Syafi’i (Fraksi PDIP), serta Kadis PMD Kabupaten Tanggamus beserta jajaran.

Selain itu, hadir pula Camat Sumberejo dan Camat Ulubelu, Kapolsek Sumberejo, Danramil Talangpadang (diwakili Danpos), Kepala Pekon se-Kecamatan Sumberejo dan Ulubelu, BHP Pekon Dadapan, Margoyoso, dan Ngarip, serta para tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat sekitar.

Suasana penuh semangat terasa di setiap sudut acara. Warga yang datang tidak hanya menyaksikan prosesi pelantikan, tetapi juga membawa harapan baru bagi kemajuan wilayah mereka. Banyak warga yang menyebut, pemekaran ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap aspirasi masyarakat di tingkat bawah.

Dengan diresmikannya tiga pekon baru ini, Kabupaten Tanggamus kini semakin siap melangkah menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Pemekaran ini diharapkan mampu memperkuat struktur pelayanan publik, menciptakan pemerataan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan.

Langkah historis ini menjadi bukti bahwa visi besar Tanggamus menuju daerah maju dan mandiri bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata dari pemerintah untuk membangun dari akar rumput — dari desa, untuk rakyat.***

banner 336x280