HIMATRA Lampung Minta Klarifikasi Rektorat ITERA Terkait Dugaan Manipulasi Anggaran dan Proyek Pembangunan

banner 468x60

MENTARI NEWS— HIMATRA Lampung menyatakan keprihatinan sekaligus sikap tegas terhadap sejumlah informasi yang beredar di masyarakat terkait dugaan persoalan tata kelola di lingkungan Institut Teknologi Sumatera (ITERA).

Berdasarkan penelusuran serta temuan awal tim investigasi internal HIMATRA Lampung, terdapat indikasi persoalan dalam pengelolaan anggaran komunikasi dan media, serta dugaan permasalahan pada sejumlah proyek pembangunan di lingkungan ITERA. Temuan tersebut mendorong HIMATRA Lampung untuk meminta klarifikasi resmi dari pimpinan institusi. HIMATRA Lampung menilai setiap isu yang berkembang perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di ruang publik.

banner 336x280

Ketua HIMATRA Lampung menyampaikan bahwa pihaknya geram apabila dugaan penyimpangan yang berkaitan dengan penggunaan anggaran publik benar terjadi. Karena itu, transparansi dan penjelasan resmi dari pihak institusi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan tinggi.

“Sebagai jaringan forum media, kami memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan informasi yang beredar dapat diverifikasi secara benar. Klarifikasi resmi dari Rektorat ITERA sangat diperlukan agar persoalan ini tidak berkembang menjadi spekulasi liar,” tegas Ketua HIMATRA Lampung.

Adapun beberapa hal yang menjadi perhatian HIMATRA Lampung dan memerlukan penjelasan dari pihak Rektorat ITERA antara lain:

1. Dugaan manipulasi anggaran komunikasi dan media yang diduga melibatkan oknum di lingkungan Institut Teknologi Sumatera.

2. Dugaan pemberian suap kepada salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang diduga bertujuan agar persoalan terkait dugaan manipulasi anggaran tersebut tidak berkembang dan tidak tersebar ke publik.

3. Adanya indikasi dugaan tindak pidana korupsi dalam sejumlah proyek pembangunan yang dilaksanakan di lingkungan Institut Teknologi Sumatera.

Selain itu, HIMATRA Lampung juga mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan investigasi secara menyeluruh guna memastikan kebenaran informasi yang berkembang.

HIMATRA Lampung berharap klarifikasi dari pihak institusi serta penelusuran lebih lanjut oleh pihak terkait dapat menjadi rujukan informasi yang berimbang bagi jaringan media maupun masyarakat luas.***

banner 336x280