MusrenbangDes Sumur Kumbang 2026: Warga Bersatu Tentukan Prioritas Pembangunan Desa

banner 468x60

MENTARI NEWS– Pemerintah Desa Sumur Kumbang, Kecamatan Kalianda, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MusrenbangDes) Tahun Anggaran 2026 di aula kantor desa, Jumat (31/10/2025). Kegiatan ini menjadi momen penting bagi warga dan pemerintah desa untuk menyusun rencana pembangunan yang efektif dan tepat sasaran.

Acara dibuka secara resmi oleh Camat Kalianda, Ruris Apdani, S.Pd, yang didampingi jajaran staf kecamatan. Hadir pula Kepala Desa Sumur Kumbang, Armad, bersama perangkat desa, BPD, LPM, tokoh agama, tokoh masyarakat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, pendamping kecamatan Ridwan Kusuma, pendamping desa, serta berbagai unsur masyarakat. Tak ketinggalan, sejumlah perwakilan dari KUPT juga hadir, seperti KUPT PU Munadi, KUPT Peternakan, KUPT Pertanian, KUPT Perpajakan, KUPT Puskesmas Kalianda Artha, Korluh KB, Bidan Desa, dan TP-PKK Desa Sumur Kumbang.

banner 336x280

MusrenbangDes kali ini membahas realisasi program pembangunan tahun 2025 sekaligus menyusun usulan prioritas pembangunan untuk tahun anggaran 2026. Camat Kalianda, Ruris Apdani, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas rutin, tetapi momentum strategis untuk menampung aspirasi masyarakat dan merancang pembangunan yang tepat sasaran.

“MusrenbangDes bukan sekadar formalitas, tetapi momentum penting untuk menyusun rencana pembangunan yang tepat sasaran dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga,” ujar Ruris.

Sementara itu, Kepala Desa Sumur Kumbang, Armad, menegaskan komitmen pemerintah desa untuk menjadikan hasil musyawarah ini sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026. Fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan infrastruktur desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan sektor pertanian, serta pengembangan UMKM lokal.

Dalam sesi pemaparan, KUPT PU Munadi mendukung rencana pembangunan drainase lingkungan dan infrastruktur di Dusun Kemiling, termasuk pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang diharapkan meningkatkan akses warga terhadap air bersih.

Sementara itu, KUPT Perpajakan, Purwanto, menyampaikan bahwa realisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di desa baru mencapai 50 persen. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih aktif memenuhi kewajibannya agar pembangunan desa berjalan lancar.

KUPT Pertanian juga memberikan sejumlah masukan penting, seperti pemasangan tiang listrik menuju area pertanian dan memastikan stok pupuk tersedia untuk mendukung produktivitas petani. Hal ini dinilai krusial untuk meningkatkan hasil pertanian sekaligus memberdayakan ekonomi lokal.

MusrenbangDes berjalan kondusif dengan berbagai masukan konstruktif dari peserta. Diharapkan hasil musyawarah ini menjadi dasar perencanaan pembangunan yang merata dan berkelanjutan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat infrastruktur dan ekonomi Desa Sumur Kumbang di tahun 2026.***

banner 336x280